JOGJA- Dinas Kebudayaan Kota Jogja menggelar Lomba Panembrama 2018. Kegiatan yang digelar di Gedung PWI DIJ, Jalan Gambiran ini dalam rangka membentuk karakter generasi muda agar lebih mencintai warisan budaya.”Selain itu juga untuk melatih potensi anak dalam berbahasa Jawa, bersastra dan berkompetensi sehat mengasah bakat,” kata Kepala Seksi Bahasa dan Sastra Dinas Kebudayaan Kota Jogja Safrin Norasrini, Sabtu (12/5).

Menurut Safrin, lomba ini merupakan penyelenggaraan yang pertama. Panembrama adalah paduan suara atau kor, namun memakai Bahasa Jawa. Sifatnya kelompok bisa putra atau putri, atau gabungan. Kegiatan ini diikuti 14 tim dari 14 Sekolah Menengah Pertama (SMP) mewakili kecamatan-kecamatan se kota Jogjakarta, baik sekolah negeri maupun swasta.

Setelah melalui penilaian yang dilakukan tiga juri, yakni KMT G Dwijowiyono, KMT Projosuwasono, dan Mugi Santoso, ditetapkan juara I SMPN 7 (Kecamatan Tegalrejo), juara II SMPN 16 (Kecamatan Keraton), dan juara III SMP Pangudi Luhur (Kecamatan Umbulharjo). Sedangkan juara harapan I, SMP Taman Dewasa (Kecamatan Mergangsan) dan harapan II, SMPN 12 (Kecamatan Jetis).”Kriteria penilaian berdasarkan bawa, nilai nada atau dasar suara, dan laras. Selain itu juga keharmonisan atau kekompakan, semangat dan penampilan,” kata KMT Projosuwasono.