JOGJA – Euforia keberhasilan menekuk Persegres Gresik di kandangnya pekan lalu, haruslah diakhiri. Kendati tetap menjadi modal berharga dan suntikan mental bagi pemain PSIM Jogja menatap laga-laga selanjutnya. Sebab, lawan berat sudah menanti untuk dihadapi yakni Persiba Balikpapan, Selasa besok (15/5).

Beruang Madu, julukan Persiba, tentu tidak ingin berlama-lama di Liga 2. Sebagai tim yang baru terdegradasi dari Liga 1, mereka tentu ingin bisa kembali ke kasta tertinggi. Karena itu, duel kedua tim di Stadion Sultan Agung Bantul besok diprekdisi akan berjalan ketat.

Pelatih PSIM Bona Simanjuntak besar kemungkinan tidak akan banyak mengubah starting eleven seperti saat mengalahkan Persegres. Sebab, pemain yang turun pekan lalu membuktikan bisa bermain menyerang dan memperagakan permainan offensif.

“Bermain di kandang tentu kami bakal lebih offensif. Karena itu kami fokus asah penyerangan. Kemungkinan komposisi tetap sama dengan kemarin,” ujar Bona saat ditemui seusai memimpin latihan di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (13/5).

Beruntung, mayoritas pemain yang turun di Gresik dalam kondisi fit dan siap tempur. Hanya gelandang Fachri Muslim yang sedikit mengalami gangguan pada pahanya. Bona berharap, Fachri bisa fit di hari pertandingan, karena tenaganya sangat dibutuhkan tim. “Secara umum kondisinya bagus dan anak-anak fit. Intensitas latihan juga kami sesuaikan, agar di pertandingan besok bisa maksimal,” tuturnya.

Terkait kelemahan tim yakni antisipasi bola-bola mati, pelatih mengaku terus melakukan perbaikan. Seperti diketahui, dua gol yang bersarang di gawang Ivan Febrianto saat menantang Persegres, berawal dari bola-bola mati.

“Kami drill terus dan berikan pemahaman ketika bola mati apa yang harus dilakukan, siapa menjaga siapa di mana. Apalagi Persiba pekan lalu juga berbahaya ketika mendapat peluang bola mati. Kami tentu harus waspada dan disiplin,” jelas Bona. (riz/laz/mg1)