SLEMAN – Kemenangan PSS yang menghasilkan tiga poin di Biak mengembalikan kepercayaan diri tim untuk tetap dalam jalur perebutan juara dan tiket promosi Liga 1. Momentum tersebut harus terus dijaga dan ditingkatkan dalam laga-laga selanjutnya.

dengan masih ada 18 pertandingan di fase grup, segala kemungkinan masih mungkin terjadi. “Saya masih yakin PSS bisa promosi. Dan seharusnya musim ini bisa diwujudkan dengan melihat materi pemain yang ada,” ujar sesepuh PSS Hendricus Mulyono kepada Radar Jogja, Jumat (11/5).

Menurut mantan manajer PSS periode 2000-2007 itu, modal PSS bagi naik kasta tahun ini lebih baik dibandingkan eranya pada musim 2000. Sebab, selain materi tim, PSS juga memiliki modal finansial yang cukup. Juga dukungan suporter yang selalu memadati stadion setiap Hisyam Tolle dkk bermain. “PSS sekarang punya stadion yang bagus. Cari lapangan latihan juga gampang. Tidak seperti dulu waktu Maguwoharjo belum jadi,” imbuhnya.

Selain itu, menurut Mbah Mul sapaanya, PSS perlu segera mencari pelatih definitif pasca mundurnya Herry Kiswanto. Disinggung mengenai Seto Nurdiyantoro yang saat ini ditunjuk sebagai pelatih caretaker, secara kualitas Seto memang cukup mumpuni. Namun dia menilai eks gelandang pemain Timnas Indonesia itu perlu didampingi pelatih yang lebih berpengalaman. “Saya melihat Seto lebih pas di posisi asisten. Jadi mau tidak mau, manajemen harus segera mencari pelatih baru yang bisa jadi figur bagi tim dengan visi yang kuat untuk membawa prestasi tim,” tuturnya.

Menurut manajer yang membawa M Eksan dkk naik ke kasta tertinggi sepakbola nasional itu, perekrutan Herkis sejak awal bukanlah pilihan yang baik. Dia merujuk pada periode kedua Herkis menukangi PSS musim 2014 yang memunculkan insiden Sepakbola Gajah. “Semestinya manajemen mempertimbangkan masalah ini. Karena kasus ini pernah mencoreng nama PSS, terlepas terbukti atau tidaknya. Ketika itu dia (Herkis,Red) juga tidak bersikap,” tambah dia.

Terkait pemilihan pelatih, pihaknya mengaku memberikan masukan kepada manajemen PSS. Namun keputusan tetap menjadi wewenang manajemen. Meskipun demikian, manajemen tim musim ini menurut Mbah Mul sudah berani melakukan gebrakan dan menunjukkan keseriusan untuk bisa membawa PSS promosi. (riz/din/mg1)