SLEMAN – Ruas jalan di Desa Argomulyo dan Glagaharjo Kecamatan Cangkringan yang sudah delapan rusak akhirnya diperbaiki. Demikian disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPKP) Sleman R Sapto Winarno di sela Safari Jumat Pemkab Sleman di Masjid Al Amin Dusun Besalen Glagaharjo Jumat (11/5).

Pengerjaan saat ini baru membawa material batu dan pasir ke ruas jalan yang akan diperbaiki. Sapto mengatakan agar masyarakat ikut mengawasi proses perbaikan jalan yang menelan biaya pagu anggaran Rp 10,5 miliar itu.

“Sangat mahal memang, makanya kita bersama-sama harus menjaga,” kata Sapto.

Dengan biaya yang begitu besar jalan yang nantinya akan diperbaiki dengan cara dicor sepanjang 2,5 kilometer. Ruas jalan tersebut merupakan jalan kabupaten yang juga berfungsi untuk jalur evakuasi warga dari bahaya letusan Gunung Merapi.

Dia berharap proses selanjutnya akan segera dimulai dan memberikan efek yang baik kepada masyarakat. “Harapannya semua lancar, ekonomi dan transportasi lancar,” kata Sapto.

Bupati Sleman Sri Purnomo (SP) membenarkan bahwa dirinya baru saja meneken proyek jalan tersebut. “Ini sudah akan dimulai (proyeknya),” kata SP.

Dia juga akan memikirkan fasilitas umum lain, bukan hanya jalan saja. “Fasilitas umum seperti untuk disabilitas nanti kita kerjakan semuanya, bertahap,” kata SP.

Langkah Pemkab Sleman mendapat respons positif dari Camat Cangkringan Mustadi. Dia bersyukur jalan yang menjadi jalur utama warga untuk beraktivitas akhirnya diperbaiki.

Mustadi berharap jalan yang akan dibangun dengan lebar lima meter dan ketebalan cor beton 35 sentimeter ini memberikan manfaat untuk warga. Selain itu, dia juga meminta warga merawat dan mengawasi penggunaan jalan.

“Jangan sampai baru sebulan sudah rusak karena truk,” ungkap Mustadi. (cr4/iwa/mg1)