PURWOREJO – Proyek senilai hampir Rp 100 miliar berupa pembangunan tahap pertama rumah sakit tipe C mulai dilakukan Jumat (11/5). Bupati Purworejo Agus Bastian memimpin langsung groundbreaking di lokasi pembangunan, Kelurahan Borokulon, Kecamatan Banyuurip, Purworejo. Rencananya rumah sakit akan selesai dibangun akhir Desember tahun ini.

Pelaksanaan pembangunan dilakukan PT Hutama Karya (Persero) Divisi Gedung dengan total nilai Rp 94.701.216.000 dengan waktu pelaksanaan 265 hari, 3 April-26 Desember 2018. “Kami harapkan dengan pengalaman PT Hutama Karya selaku pelaksana dan PT Yodya Karya sebagai pengawasnya, pelaksanaan pembangunan bisa tepat waktu, tepat mutu, dan tepat adminstrasi,” pesan bupati.

Rumah sakit dibangun itu akan memiliki kapasitas 129 tempat tidur pasien dan melayani pasien rawat jalan. Beberapa fasilitas yang akan disiapkan, di antaranya klinik mata, klinik penyakit mata, klinik bedah, kebidanan dan kandungan, THT dan sebagainya.

“Tahun ini dimulai pembangunan tahap pertamanya dan penyelesaiannya tahun depan. Kenapa kami membangun ini, karena untuk mengurangi antrean pasien di RSUD dr Tjitrowardojo yang kerap kali terjadi,” ujarnya.

Ditambahkan, ada rencana besar dengan keberadaan rumah sakit itu yang menuntut percepatan pengembagan pelayanan. Keberadaan New Yogyakarta International Airport (NYIA) menjadi salah satu pemicu kebutuhan akan dukungan infrastruktur, termasuk di bidang kesehatan.

Bupati mengatakan, pembangunan rumah sakit itu
didasarkan akan kebutuhan, tidak sekadar memanfaatkan tempat yang kosong dengan anggaran yang tidak jelas. Meskipun hanya bertipe C, telah diseting sedemikian rupa sehingga hasil akhir yang diperoleh adalah rumah sakit tipe C namun kualitasnya modern.

“Saya minta agar rumah sakit ini bisa memberikann layanan kekinian. Ada peralatan yang canggih dan akan disiapkan ruangan untuk President Class. Ini untuk menyambut keberadaan bandara nantinya, di mana jika ada gangguan kesehatan pada pejabat negara, bisa ditangani dengan baik,” harap Agus Bastian.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU PR) Purworjeo Suranto mengungkapkan rumah sakit yang berada di Jalan Rring Road Utara, tepatnya Jalan Soekarno-Hatta Borokulon Banyuurip, itu akan terdiri atas tiga lantai dengan luas 1 lantai 1.564,42 m2.

“Adanya groundbreaking ini kami maksudkan agar masyarakat mengetahui pembangunan rumah sakit tipe C sudah dilakukan. Hingga saat ini belum ada penamaan rumah sakit itu nanti apa. Setelah jadi, baru akan dirumuskan namanya,” kata Suranto.

Terpisah, Kepala Kelurahan Borokulon Singgih Purwanto mengungkapkan lahan yang didirikan rumah sakit ini merupakan bekas tanah bengkok yang dimanfaatkan untuk lapangan. Jauh sebelumnya, peruntukan lahan itu untuk areal persawahan. (udi/laz/mg1)