SLEMAN – Aerodrome Bandara Adisutjipto kembali dibuka setelah sempat ditutup. Awalnya sesuai NOTAM B3567/2018 landasan pacu bandara ditutup hingga pukul 16.30. Namun seiring perkembangan bandara kembali beroperasi sejak pukuk 14.17 atau dua jam lebih awal.

Manajer Humas AirNav Indonesia Yohanes Sirait mengungkapkan, keputusan ini berdasarkan pantauan radar cuaca dan satelit. Keputusan diambil berdasarkan status Gunung Merapi yang masih dalam batas Normal. Artinya maskpai penerbangan dinyatakan aman untuk mendarat dan berangkat dari bandara Adisutjipto Jogjakarta.

“Penutupan ini merupakan dampak dari hasil letusan Gunung Merapi pagi tadi. Tapi sudah beroperasi dengan normal,” jelasnya.

Terkait penutupan sementara ini sejumlah jadwal penerbangan sempat terganggu. Setidaknya ada delapan maskapai yang tertahan di landasan pacu. Tercatat pula satu jadwal penerbangan kembali ke bandara awal atau return to base.

On ground ada 8 maskapai, yakni, Silk Air SLK 151 JOG-SIN, Express Air XN 830 JOG-PNK, Lion Air JT 276 JOG-PKU, Nam Air IN 080 JOG-PLM, Citilink QG 783 JOG-HLP, Wings Air IW 1844 JOG-SUB, Lion Air JT 565 JOG-CGK, Sriwijaya Air SJ 231 JOG-CGK. Sedangkan pesawat yang return to based adalah Batik Air ID 7531 HLP-JOG, RTB to HLP.

“Sudah normal penerbangannya sejak pukul 14.17 tadi. Calon penumpang sudah kami beri pemahaman akan potensi bahayanya. Sehingga tetap memilih menunggu hingga suasana kondusif,” jelasnya. (dwi/ila/mg1)