SLEMAN – Dinas Pariwisata DIY bersama PBI Bantul menggelar lomba burung berkicau. Bertajuk Piala Pakualam VI di Taman Pemda Denggung Sleman.

Lomba diikuti 2500 peserta dari Kalimantan, Sumatera, Bali, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, DKI Jakarta, maupun Jogja. Jenis burung yang dilombakan di antaranya kelas adipati, kelas pangeran, kelas bupati, kelas pariwisata, kelas bintang PBI, kelas sentono, dan kelas ring PBI.

Dalam sambutan KGPAA X yang dibacakan Pangeran Haryo Kusumo Bimantoro disampaikan event ini memupuk rasa persaudaraan. Juga menumbuhkan kesadaran mencintai burung berkicau.

“Diharapkan komunitas pecinta burung semakin maju dan berkembang. Mencintai lingkungan dan menjaga populasi burung berkicau,” ujarnya.

Penyerahan maskot Piala Pakualam diwakili Pangeran Haryo Kusumo Bimantoro kepada Dinas Pariwisata DIY diterima Kasubag Umum Dinas Pariwisata DIY Dra Endang Widuri. Kemudian diserahkan kepada Ketua PBI Bantul H Astono sebagai tanda dimulainya perlombaan.

Kepala Dinas Pariwisata DIY yang diwakili Endang Widuri mengatakan lomba seni suara burung berkicau meningkatkan keberagaman daya tarik wisata DIY. Merupakan salah satu wisata hobi atau tourism hoby.

Endang mengatakan meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan di DIY akan meningkatkan pendapatan masyarakat Jogja. Khususnya masyarakat yang bergerak di bidang pembuatan sangkar burung, pakan burung, serta kuliner.

Ketua umum PBI H Bagya Rahmadi SH MM mengatakan lomba burung berkicau akan terus diadakan. Hal itu untuk mengenalkan produk-produk pelestarian satwa.

Lomba ini melibatkan 30 juri perwakilan cabang PBI seluruh Indonesia. Penilaian meliputi irama dan lagu, volume maupun fisik. H Birly dari Pekalongan meraih juara umum Single Fighter. (*/a1/mg1)