(GRAFIS: HERPRI KARTUN/RADAR JOGJA)

GUNUNGKIDUL- Jalanan Gunungkidul kembali menelan korban. Sungguh tragis yang dialami Joko Nugroho,25, beserta istri, Ayu Nurul Aisiyah,21, dan buah hati mereka, Shela, yang baru berumur 4 tahun. Ketiganya tewas dalam kecelakaan tunggal di Jalan Sedono, Pundungsari, Semin sekitar pukul 11.00 Senin (7/5). Mereka adalah warga Dusun Jasan, Krajan, Weru, Sukoharjo, Jawa Tengah.

Peristiwa nahas itu terjadi ketika sepeda motor yang dikendarai Joko diduga mengalami rem blong di tikungan jalan yang menurun tajam. Lantaran tak mampu menguasai kendaraannya, sepeda motor Yamaha Mio dengan nopol AD 4815 QB yang ditumpangi Joko, Ayu, dan Shela terjun ke jurang sedalam sekitar lima meter dan membentur dinding rumah milik Paryaman,55, yang letaknya lebih rendah dari jalan. “Seorang korban tewas di lokasi kejadian. Satu lainnya mengembuskan napas dalam perjalanan ke puskesmas setempat. Sedangkan anak mereka meninggal ketika dilarikan ke RSI Klaten,” ungkap Kapolsek Semin Kompol Sriyadi.

Dikatakan, sejauh ini belum pernah terjadi kecelakaan fatal, meski kontur jalan dari arah Sedono menuju Semin tersebut tergolong turunan tajam. Sriyadi menduga, kecelakaan yang menimpa Joko dan keluarganya disebabkan korban tak menguasai medan. “Karena mereka bukan warga setempat,” katanya.

JEBOL – Tembok rumah Paryaman di Sedono, Pundungsari, Semin ambrol usai diterjang sepeda motor yang dikendarai Joko Nugroho yang diduga mengalami rem blong Senin (7/5). (ISTIMEWA)

Penyelidikan sementara menunjukkan tidak ada tanda-tanda pengereman di jalanan sekitar TKP. Itu yang menguatkan dugaan penyidik bahwa sepeda motor yang dikendarai korban mengalami rem blong. Untuk penyelidikan selanjutnya, kasus tersebut diambilalih Unit Laka Satlantas Polres Gunungkidul.

Sementara itu, Paryaman mengaku kaget saat mendengar benturan keras pada dinding rumahnya siang itu. “Ketika kejadian saya sekeluarga sedang berada di ruang tamu. Sedangkan dinding yang bolong terbentur motor adalah kamar tidur,” ungkapnya.

Mendapati tiga korban bersimbah darah di rumahnya, Paryaman pun mengaku panik. Menurutnya, hanya Joko yang berada di luar tembok rumahnya. Sedangkan tubuh istri dan anak Joko terlempar masuk ke dalam rumah. “Kami langsung meminta pertolongan warga sekitar,” ujarnya.

Tak lama kemudian, lanjut Paryaman, tetangganya berdatangan untuk mengevakuasi para korban dan menghubuni polisi. Aparat Polsek Semin datang ke TKP sekitar sepuluh menit kemudian.
Kanit Laka Polres Gunungkidul Iptu Kusnan mengatakan, sepeda motor korban telah diamankan sebagai barang bukti dan penyelidikan lanjutan. (gun/yog/mg1)