(GRAFIS: HERPRI KARTUN/RADAR JOGJA)

SLEMAN – Empat poin dari tiga pertandingan awal Liga 2 jelas bukan prestasi bagi PSS Sleman. Terlebih Super Elang Jawa sudah ngebet ingin segera terbang ke liga 1 musim depan. Apalagi dengan modal persiapan sejak awal tahun, materi tim yang mewah dan sokongan finansial kuat hingga mendatangkan megabintang Cristian Gonzales.

Kesabaran fans dan manajemen sepertinya tak bisa diperpanjang lagi. Setelah hasil seri melawan Persegres, tagar #Herkisout yang sebenarnya telah muncul sejak kekalahan atas Madura FC, kembali muncul. Bahkan lebih deras di semua obrolan yang melibatkan PSS.Tak mau berlama-lama dalam kondisi itu, manajemen PSS langsung melakukan evaluasi. Posisi dan peran pelatih kepala, banyak mendapatkan sorotan.

“Di Gresik target kami adalah menang, untuk mengganti hilangnya poin di kandang. Dari tiga laga kami tidak melihat adanya progres permainan. Hasil evaluasi kami bertemu dengan tim pelatih, Kang Herkis menyatakan mengundurkan diri dari pelatih kepala,” kata Manajer PSS Sismantoro seperti dikutip dari situs resmi klub.

Selain karena tuntutan suporter, eks Krama Yudha Tiga Berlian itu menyadari bahwa dirinya tidak bisa memenuhi target yang ditetapkan manajemen. Selanjutnya, untuk sementara pos pelatih akan diisi oleh Seto Nurdiantoro. Eks gelandang Timnas Indonesia yang sebelumnya menjadi Asisten Herkis itu, akan menangani tim saat menantang PSBS Biak di pekan keempat.

“Sementara Coach Seto yang akan memimpin tim, sembari manajemen akan melihat situasi dan kondisi ke depan siapa yang akan menjadi pelatih kepala. Apakah nanti mencari pelatih lagi atau tetap Seto, akan kami bahas setelah dari Biak. Yang jelas dari sisi lisensi dia sudah memenuhi secara regulasi,” tambahnya.

Ditanyakan terkait penunjukan manajemen itu, Seto belum mau berbicara banyak. Menurutnya, setelah laga di Gresik, tim kembali dulu ke Sleman untuk memulihkan fisik dan mental. Sehingga siap untuk menghadapi perjalanan jauh dan melelahkan ke Biak, Papua. “Pulang dulu, makan yang cukup dan tidur yang nyenyak,” tuturnya.

Di sisi lain, mundurnya Herkis cukup mengagetkan bagi pemain. Gelandang serang Dave Mustaine belum mengetahui persis hasil pertemuan manajemen dan pelatih. Menurutnya, selama ini tidak ada masalah antara pemain dan pelatih selama ini.

“Yang jelas tidak ada masalah selama latihan selama ini. Herkis juga baik dengan pemain,” katanya. Hal serupa juga diungkapkan bek sayap Bagus ‘Munyeng’ Nirwanto. “Kami jelas kaget karena selama ini tidak ada masalah. Om Herkis pelatih yang akrab dengan pemain,” tambahnya. (riz/laz/mg1)