SLEMAN – Mengusung tema Bridging the Diversity Empowering Society in Digital Era, untuk kali keempat Communication Interest Festival (Comminfest) hadir lagi. FISIP UAJY sebagai tuan rumah mengajak mahasiswa memberdayakan kemajuan teknologi.

“Sekarang kita sudah masuk di revolusi industri 4.0. Mau nggak mau, anak muda harus bisa memanfaatkan kemajuan teknologi agar masyarakat semakin produktif,” ujar Ketua Comminfest 2018 Tirza Ariella Kristia.

Comminfest 2018 kali ini mengadakan lima lomba disesuaikan dengan ranah komunikasi. The Prime untuk ranah public relations, Artriwara untuk jurnalistik tulis, BroaDay untuk jurnalistik broadcast, Radio Announcer Competition (RAC) untuk kompetisi penyiar radio, dan Lumens Award untuk periklanan.

Selain itu, juga diadakan workshop dan seminar. Lumens Award mengadakan workshop A Guidance for Indonesian Millenials dengan pembicara Strategic Planning Director Hakuhodo Wimala Sukma Djafar dan founder Youth-Lab Indonesia dan penulis Generasi Phi Muhammad Faisal.

Comminfest diadakan sejak 2014, kali ini digelar dari Jumat hingga Sabtu (4-5/5) di Gedung Thomas Aquinas dan Theresa UAJY. “Total peserta 101 orang dari lima mata lomba. Artriwara menjadi mata lomba dengan peserta workshop terbanyak mencapai 42 orang,” ucap Tirza (5/5).

Peserta dari Universitas Binus Malang Erika Danny Mulyadi mengatakan Comminfest bisa menjadi wadah mahasiswa berkarya. “Mata lombanya keren dan mewakili potensi anak komunikasi banget,” ujar Erika.

Workshop juga menarik karena mengangkat soal dunia digital. “Saya berharap tahun-tahun ke depan Comminfest semakin berinovasi. Bisa menginspirasi kampus lain mengadakan kompetisi serupa,” ujar Erika. (sde/iwa/mg1)