PURWOREJO – Gempuran informasi teknologi harus diakui menjadi penyebab semakin tipisnya kegemaran anak akan buku. Mereka lebih rela menghabiskan waktunya di depan gadget untuk nge-game dibanding bergelut dengan aneka ilmu yang disajikan buku.

Berangkat dari hal itulah, perlu digencarkan kembali kegemaran membaca buku. Banyak manfaat positif yang diperoleh anak dengan menggandrungi buku. Hal itu disampaikan Wakil Bupati Purworejo Yuli Hastuti saat digelar pengukuhan “Bunda Agen Gerakan Nasional Orang Tua Membacakan Buku (Gernas Buku)” yang digelar Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Purworejo di Kompleks GOR WR Soepratman, Senin (7/5). “Mengajak anak untuk kembali membaca buku itu penting, dan pembiasaan baik ini bisa dimulai dari rumah,” kata Wabup Yuli.

Dalam kegiatan itu, Yuli mengukuhkan seluruh ketua TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Purworejo untuk menjadi “Bunda Agen Gernas Buku.” Hadir Direktur Bimbingan Pendidikan Keluarga Kemendiknas Esti Hutami, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Akhmad Kasinu dan Kabid PAUD Gita Yulistiana.

Dikatakan, membacakan buku sejak dini bisa merangsang anak untuk tetap mencintai buku seiring dengan pertumbuhan umur mereka. Selain itu juga bisa mempererat hubungan emosi antara anak dan orang tua, serta menumbuhkan minat dan budaya membaca anak sejak dini.

“Peran satuan pendidikan dalam hal ini PAUD, juga sangat penting dalam menumbuhkan kesenangan membaca. Beragam aktivitas baik dalam pembelajaran maupun di luar pembelajaran, dapat dilakukan dalam kerangka membiasakan anak untuk gemar membaca. Kelas orang tua (parenting) yang sudah berjalan di PAUD, juga menjadi sarana untuk berbagi ketrampilan membacakan buku pada anak dan jenis kegiatan yang dilakukan untuk mengembangkan minat baca,” tambah Yuli.

Menurutnya, keluarga merupakan salah satu pilar dalam Tri Sentra
Pendidikan, yang berperan penting dalam membentuk generasi emas yang berkarakter dan berbudaya prestasi di masa mendatang. Orang tua mempunyai peran yang sangat penting untuk menumbuhkan minat baca pada anak. Membacakan buku merupakan sebuah kebutuhan dalam pengasuhan anak, karena banyak orang yang sukses diawali dengan kebiasaan dan kecintaan membaca.

Sementara itu Ketua Penyelenggara Muflikhah dalam laporannya
mengatakan, kegiatan ini diikuti 2.000 peserta orang tua beserta
anak PAUD/TK, pendidik PAUD yang merupakan perwakilan se Kabupaten Purworejo. Tujuannya mensukseskan Gernas Baku di kabupaten ini, juga melibatkan ketua TP PKK kecamatan se-Kabupaten Purworejo sebagai penggerak baca buku. (udi/laz/mg1)