TAK KETINGGALAN: Atlet nasional paracycling M. Fadli ikut dalam event Le Tour de Jogja 2018 ini.

JOGJA – Event bersepeda “Le Tour de Jogja 2018” yang diikuti 610 peserta berlangsung cukup meriah Minggu (6/5). Antusiasme peserta terlihat dari penuhnya lapangan parkir Jogja Expo Center (JEC) dengan berbagai macam sepeda, mulai sepeda lipat, sepeda balap hingga sepeda gunung. Acara yang dibuka Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti ini juga dihadiri Kepala Dinas Pariwisata DIJ Aris Riyanta.

Acara yang digelar oleh Komunitas Jogja Gowes, kali ini mengambil rute yang lebih panjang dari event pertama. Pesepeda melewati jalan sepanjang 110 kilometer dengan tiga pemberhentian untuk beristirahat. Selain rute cukup panjang, peserta juga menghadapi tantangan jalan menanjak menuju lokasi wisata Gunung Api Purba Nglanggeran di Patuk, Gunungkidul.

“Rute yang dipilih selain menantang juga untuk mengenalkan pariwisata Jogjakarta, mengingat pesertanya tak hanya dari Jogja saja. Bahkan ada peserta dari mancanegara ikut acara ini,” ujar Panca, ketua panitia acara ini.

BERI SEMANGAT: Peserta mendapat suntikan semangat di rute yang dilaluinya.

Dua peserta asal Jepang Minoru Abe Takoyaki dan Akemi Takeuchi Takoyaki mengaku senang bisa mengikuti event ini. Mereka berharap bisa ikut kembali tahun depan.

Ketua Jogja Gowes Yuda Wicaksana Putra berharap tahun depan bisa mengadakan lagi event yang lebih besar. Targetnya dengan peserta yang lebih banyak, sehingga Jogja bisa menjadi icon kegiatan bersepeda di Indonesia, bahkan dunia.

Wali Kota Haryadi Suyuti mengapresiasi panitia atas terselenggaranya acara ini. Ia berupaya agar event selanjutnya bisa mensuport acara ini. “Kami lihat dulu konsistensi event Le Tour de Jogja ini bisa berjalan, karena menyelenggarakan event bersepeda ratusan kilometer itu tidak mudah,” ujarnya. (*/cr5/laz/mg1)