BIAK – Hasil sama diraih dua tim Liga 2 DIJ yakni PSIM Jogja dan PSS Sleman dalam lanjutan pekan ketiga Liga 2 2018, Minggu (6/5). Kedua tim yang sama-sama tandang, mendapatkan hasil seri di kandang lawannya. PSIM yang lebih dulu memainkan laga di Indonesia timur, bermain seri 0-0 dengan tuan rumah PSBS Biak. Kendati dinilai lebih mendominasi, anak-anak Jogja urung menjebol gawang lawannya.

Meskipun demikian, satu poin di kandang lawan bisa menjadi suntikan mental untuk terus menuai poin. Sehingga bisa mengikis pengurangan poin yang saat ini masih tersisa 7 poin. “Sebenarnya kami lebih menguasai bola dan main menekan. Ada beberapa peluang dari anak-anak, tapi belum tercipta gol,” kata Pelatih PSIM Bona Simanjuntak kepada wartawan setelah pertandingan.

Strategi menguasai bola memang dirancang pelatih sejak awal. Hal itu untuk meredam keunggulan fisik lawan. Namun, ternyata penguasaan bola itu belum bisa dikonversi menjadi gol. “Sementara kendala memang masih di finishing, tapi memang ada peluang. Ada sekitar empat peluang shoot on gol, ada dari Supriyadi tadi,” tambahnya.

Perjalanan jauh hampir setengah hari, kata Bona, tidak terlalu menguras fisik Hendika Arga dkk. Sebab, menurutnya, kondisi pemainnya tetap dalam kebugaran yang diharapkan. Karena begitu sampai Biak pagi waktu setempat, tim langsung istirahat dan mencoba lapangan di sore hari.

“Hasil ini bagus, paling tidak menaikkan mental pemain, karena bisa dapat poin di kandang lawan. Setelah ini kami langsung ke Gresik, dengan pesawat pagi mungkin sampai lokasi sore. Nanti ada beberapa pemain yang disusulkan, saat ini kami hanya 16 pemain. Nanti tim pelatih akan rembuk lagi,” bebernya.

Sementara dari Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, PSS menahan tuan rumah Persegres Gresik 1-1. Tuan rumah unggul lebih dulu lewat gol Nunung Dwi Cahyo menit 74. Tak berselang lama, PSS menyamakan skor lewat penalti yang dieksekusi Ahmad Hisyam Tolle menit 80. Sepuluh menit berselang tidak ada lagi gol tercipta bagi kedua tim.

Pelatih PSS Herry Kiswanto mengatakan, pemainnya sudah berusaha mencetak gol. Namun seperti beberapa pertandingan sebelumnya, menurut eks pelatih Persela Lamongan ini, Hisyam Tolle dkk masih bermain kurang tenang. Sehingga meskipun melancarkan serangan ke gawang lawan, selalu kandas. “Tim tamu juga baik, serangan mereka cukup merepotkan gawang kami,” katanya.

Satu poin dari Gresik, kata Herkis, menjadi hasil yang maksimal dan diharapkan bisa menaikkan motivasi pemain setelah sebelumnya tumbang di kandang. Selanjutnya melawat ke Biak dia berharap anak asuhnya dapat bermain lebih baik dan menuai poin.

“Inilah sepak bola, kami sudah berusaha maksimal. Ke depan berusaha yang terbaik masih banyak lawan dan semoga kami bisa mengelola pertandingan. Meskipun kami akui akan semakin berat. Sebelum puasa harus lebih baik dan dimaksimalkan,” jelasnya.

Terkait absennya Cristian Gonzales dalam pertandingan itu, pelatih mengatakan El Loco urung dimainkan karena ada kendala administrasi. Namun pelatih enggan menjelaskan lebih lanjut terkait hal itu. Diduga El Loco absen dimainkan setelah Manajer Madura United Haruna Sumitro, klub Gonzales sebelumnya, mencabut surat peminjaman kepada PSS. (riz/laz/mg1)