PURWOREJO – Belum memiliki direktur tetap tidak membuat langkah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Tjitrowardojo tersendat. Setidaknya, mereka kini membuka kesempatan bagi masyarakat yang memiliki kompetensi untuk turut bergabung.

Ada 94 formasi yang disediakan. Pembukaan pendaftaran mulai pertengahan Mei ini. Dalam merekrut tenaga baru, RSUD tidak bekerja sendirian. Menggandeng akademisi dari Lembaga Penelitian Pengabdian Masyarakat (LPPM) UNS untuk menentukan nominasi terbaik yang akan direkrut.

Tenaga rekrutan baru ini nantinya merupakan pegawai non-ASN. Tenaga yang dibutuhkan meliputi 78 orang tenaga kesehatan dan 16 orang non tenaga kesehatan. Tenaga kesehatan terperinci dokter spesialis anak 1 orang, dokter umum 1, apoteker 2, tenaga teknis kefarmasian 5, nutrisionis 2, sanitarian 3, terapis wicara 1, terapis okupasi, ahli laboratorium medik 3, perekam medik 3, perawat ners 6, perwat umum 10, perawat jiwa 3, perwat ICU/NICU/PICU 20, perawat anestesi 2, perawat bedah 7, bidan 5, dan elektromedis 2 orang.

Sedangkan tenaga non kesehatan, antara lain, petugas teknik 3, petugas produksi makanan minuman 3, petugas distribusi makanan minuman 3, tenaga pekerja sosial 1, tenaga programer 2, tenaga hukum 1, tenaga administrasi 2, dan pengemudi 1 orang.

Pelaksana Tugas Direktur RSUD dr Tjitrowardojo drg Nancy Megawati mengatakan, latar belakang pendidikan mereka yang bakal direkrut minimal D3 hingga S2. Pendaftaran dibuka 21-31 Mei, pengumuman hasil seleksi administrasi 5 Juni, pengumuman hasil tes tahap pertama 13 Juni, pengumuman hasil tes tahap kedua 5 Juli dilanjutkan tes kesehatan. Nantinya pengangkatan pegawai BLUD itu dengan TMT 1 Agustus 2018,” kata Nancy Minggu (6/5).

Dikatakan, dalam seleksi administrasi akan menggunakan sistem gugur. Untuk tes tahap I dengan tes kemampuan dasar yang meliputi tes wawasan kebangsaan, intelegensi umum, dan tes karakteristik pribadi. Tes tahap II dengan tes kemampuan bidang meliputi tes tertulis, praktik, wawancara, tes psikolog dan LGD. (udi/laz/mg1)