JOGJA – Pasca dikukuhkan beberapa waktu lalu, Cegah Berantas Narkoba (CBN) Jogja yang merupakan salah satu divisi Karang Taruna Kota Jogja, secara masif melakukan gerakan dan kampanye anti-Napza.

CBN menggandeng Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Jogja menyelenggarakan sosialisasi anti-Napza (narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lain). Kegiatan berlangsung di ruang Bima, Lantai 3 Balaikota Jogja mengangkat tema Pemuda Jogja Kreatif Tanpa Narkoba (28/4).

Ketua Karang Taruna Kota Jogja Solihul Hadi SH mengatakan peredaran narkoba dan jual beli minuman keras, tak tekecuali miras oplosan di Kota Jogja, semakin hari semakin banyak. “Peredarannya sangat sistemik dan masif, bahkan sudah menjangkau anak-anak di bawah umur,” katanya.

Kondisi tersebut sangat meresahkan. Keterlibatan semua elemen, terutama generasi muda sangat dibutuhkan. “Untuk generasi muda, sangat diharapkan dapat mengambil peran dalam menghambat peredaran dan penyalahgunaan narkoba ini,” tandasnya.

Yang perlu dilakukan pemuda, apabila mengetahui indikasi penyalahgunaan narkoba dan miras oplosan, segera melaporkan kepada pihak berwajib. “Hal ini untuk menyelamatkan generasi berikutnya,” ucap Solihul.

Ketua RT di Kelurahan Bumijo tersebut mengakui, CBN siap membantu institusi terkait dan bersinergi dengan semua ormas mencegah narkoba di Kota Jogja.

Senior Konselor Bro Eko Prasetyo berharap seluruh peserta bisa menularkan pengetahuannya tentang anti-Napza. Minimal ditularkan ke lima orang di kampungnya masing-masing.

Sosialisasi Napza diikuti sekitar 160 peserta. Mereka perwakilan Karang Taruna Kelurahan se-Kota Jogja dan perwakilan organisasi-organisasi kepemudaan (OKP) di Kota Jogja. (**/jko/iwa/mg1/mg1)