MUNGKID-Kompleks Candi Borobudur menjadilokasi penyelenggaraan “3rd Borobudur International Conference. Konferensi yang berlangsung 4-5 Mei ini diharapkan menjadi inspirasi untuk mempertahankan nilai-nilai kemanusiaan di tengah perbedaan.

Hadir dalam pembukaan kemarin, Yenny Wahid, Made Andi Arsana (Advisor of the UGM Hindu Student Association), Menteri Pariwisata RI yang diwakili Dirut BOB Kementerian Pariwisata RI Indah Juanita, His Eminence Kyabje Dagri Rinpoche (Serajey Monastic Universitas Bangslore) India dan bupati Magelang diwakili Plt Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olah Raga Edi Susanto.

Menurut Direktur Utama PT Taman Wisata Candi Borobudur Prambanan dan Ratu Boko (TWC) Edy Setijono, salah satu elemen dasar kemanusiaan adalah kebaikan.”Kebaikan hendaknya tidak dilupakan tetapi justru semakin kokoh di tengah masyarakat dengan kondisi perbedaan yang beragam, baik perbedaan politik, agama, budaya, dan sosial,” katanya.

Melalui konferensi ini, masyarakat dunia diingatkan kembali akan pentingnya nilai-nilai kemanusiaan untuk membangun peradaban demi terciptanya keharmonisan dan kebersamaan. Edy mengatakan Candi Borobudur merupakan warisan budaya dunia yang menjadi sumber inspirasi bagi bangsa Indonesia dan dunia.

PT Taman Wisata Candi (TWC) sebagai pengelola Candi Borobudur juga banyak mengambil inspirasi dari Candi Borobudur dalam penyelenggaraan beberapa kegiatan berskala nasional maupun internasional. Dijelaskan kegiatan bertema “Borobudur as an Inspiration of Humanity and Civilization” merupakan kerja sama antara PT TWC, Kementerian Pariwisata, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Kementerian BUMN.

Penyelenggaraan konferensi ini sebuah forum penting. Sebab, para tokoh budaya dan agama dari berbagai komunitas hadir untuk menyampaikan pandangannya, berdialog tentang bagaimana Borobudur telah menjadi inspirasi bagi mereka demi terjaganya nilai-nilai kemanusiaan yang beradab.”Yakni demi tercapainya kedamaian dan keharmonisan hidup,” tegasnya.

Direktur Utama Badan Otorita Pariwisata Borobudur (BOB) Kementerian Pariwisata, Indah Juanita mengatakan salah satu program Kementerian Pariwisata adalah menargetkan 20 juta wisatawan mancanegara (wisman) pada 2019. Sementara target wisman di Candi Borobudur dan kawasan strategis nasional di Jawa Tengah dan DIJ mencapai 2 juta pengunjung. (dem/din/mg1)