BANTUL – Peminat pendidikan berbasis rumah (homeschooling) ternyata cukup banyak. Itu terbukti dengan banyaknya peserta ujian sekolah berstandal nasional (USBN) jenjang SMA di SMAN 1 Kretek, Kamis (5/3). Ketua Forum Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Bantul Yuli Sutanta menyebutkan, jumlah peserta USBN sebanyak 30 siswa. Dari jumlah itu, 14 di antaranya adalah siswa homeschooling.

“Lainnya peserta PKBM,” jelas Yuli di sela USBN.

Berbeda dengan ujian nasional, penyelenggaraan USBN terlihat lebih fleksibel. Waktu pelaksanaan, misalnya. Sedianya USBN jenjang SMA dilaksanakan pukul 08.00. Namun, diundur hingga pukul 13.00. Perubahan waktu ini dilakukan lantaran bebarengan dengan pelaksanaan USBN jenjang SD.

“Karena kekurangan pengawas,” ucapnya.

Senada diungkapkan panitia USBN PKBM Bantul Supiyatun. Menurutnya, USBN penting untuk menunjang masa depan pendidikan para peserta. Sebab, hal tersebut cara untuk memperoleh ijazah bagi peserta yang tidak menjalani sekolah formal. Kendati begitu, pelaksanaan USBN serbakekurangan. Yang paling mencolok adalah keterlambatan pendistribusian soal. Begitu pula dengan anggaran pelaksanannya. Ditanggung PKBM.

“Murni swadaya internal,” ujarnya.

Atun, sapaannya menceritakan, pelaksanaan USBN sempat dikaver pemkab. Begitu pula dengan USBN kali ini. Hanya, anggaran dari pemkab tersebut dikembalikan. Khawatirnya, bantuan tersebut dobel dengan pemberian pemprov.

“Sekarang masa transisi,” katanya

Dina Kultsum Gladis Trisnawati, seorang peserta USBN jenjang SMA mengaku tidak mengikuti pendidikan formal. Dia cenderung memilih homeschooling. Salah satu alasannya, padatnya jadwal belajar di sekolah formal dapat membuat bosan. Kondisi ini berbeda dengan homeschooling. Di mana siswa bebas memilih waktu.

“Sehingga mudah menemukan ritme untuk mengembangkan bakat,” katanya.

Kelebihan lain, Gladis, sapaannya membeberkan, pembelajaran tidak hanya berkutat pada buku pelajaran. Melainkan lebih banyak praktik. Metode pembelajaran homeschooling juga lebih luwes.”Belajar lebih enjoy,” tambahnya. (cr2/zam/mg1)