GUNUNGKIDUL – Air susu dibalas dengan air tuba. Peribahasa ini tepat untuk menggambarkan perilaku Sukimin, 42. Betapa tidak, warga Lemahbang, Candirejo, Semin ini Kamis (3/5) nekat menganiaya ayah kandungnya sendiri, Tukarno, 72 dengan cara yang tak manusiawi. Yakni, memukul kepala orang tua yang mengasuhnya sejak balita itu dengan palu.

Informasi yang diperoleh di lapangan, insiden memilukan itu terjadi sekitar pukul 09.00. Ketika itu Tukarno sedang memperbaiki kandang ternak. Di sela kesibukannya itu Tukarno menyempatkan berbincang-bincang dengan seorang tetangganya. Materi obrolan ringan antartetangga itu di antaranya mengenai perilaku Sukimin. Namun, obrolan ini ternyata didengar Sukimin. Tak pelak, Sukimin langsung menghampiri bapaknya. Cekcok antara bapak dan anak ini pun tak terhindarkan.

“Pelaku kemudian mengambil palu lalu menghantamkannya tepat di bagian kepala,” jelas Kapolsek Semin AKP Sriyadi di kantornya.

Guna menyelamatkan diri, Tukarno langsung lari menuju ke rumah dukuh. Menurutnya, sejumlah warga langsung berinisiatif membawa korban ke rumah sakit. Lainnya melapor ke kepolisian.

Kendati sempat bersembunyi di pekarangan rumah, kepolisian berhasil membekuk pelaku. Dari hasil pemeriksaan diketahui, Sriyadi memastikan kondisi pelaku sehat. Tak mengalami gangguan kejiwaan. Kendati begitu, hubungan antara bapak dan anak ini tidak begitu harmonis. Keduanya sering bersitegang. Walaupun Tukarno merawat sendiri Sukimin sejak balita. Setelah Tukarno berpisah dengan istrinya.

“Si anak kerap mengancam ayahnya untuk dibunuh,” ungkapnya. (gun/zam)