Untuk mencetak lulusannya sebagai sekretaris andal dan profesional, Akademi Sekretari dan Manajemen Marsudirini (ASMI) Santa Maria memberikan bekal khusus kepada mahasiswanya. “Ada lima pilar atau materi khusus yang kami berikan untuk bekal menjadi seorang sekretaris yang profesional,” ujar dosen Program Studi Sekretari dan Administrasi Bisnis ASMI Santa Maria Dwiatmojo Budi Setyarto.

Menurutnya, tugas sekretaris saat ini berbeda dengan sekretaris zaman dulu yang bertugas untuk mengetik atau menulis sesuatu, bahkan menerima telepon. Saat ini profesi ini berkembang dengan mengemban tugas yang lebih banyak dan tidak mudah.

“Kami mengajarkan kepada mahasiswa bagaimana mengelola tugas pimpinan seperti mengatur perjalanan dinas, akomodasi, surat menyurat, mengatur jadwal atasan, dan sebaginya,” jelas Dwi saat ditemui Radar Kampus di kampus ASMI Santa Maria, Jalan Bener, Tegalrejo, Jogja.

Dikatakan, seorang sekretaris saat ini juga dituntut mampu mengelola informasi untuk diberikan kepada pimpinan seperti mencarikan data-data penting, kemudian mengubahnya dalam bentuk informasi. Informasi ini akan memudahkan pimpinan dalam mengambil keputusan.

Ilmu lain yang diajarkan adalah bagaimana cara mengisi form atau blanko data yang kemudian dipindah dalam bentuk file. Dalam bidang ini, sekretaris harus mempunyai bekal IT yang cukup.

Selanjutnya sekretaris juga harus mampu mengelola relasi pimpinan, baik internal maupun eksternal dalam proses belajarnya. Mereka belajar tentang ilmu public relations, humas, ilmu komunikasi, dan lain-lain.

“Mahasiswa kami juga diajarkan bagaimana mengelola kegiatan dan administrasi kantor, sekretariat personalia dan sejenisnya,” tambah Dwi.

Kampus yang berdiri sejak tahun 1975 ini jugamengembangkan ilmu sekrepreneur, mata kuliah kewirausahaan yang berkaitan dengan sekretaris seperti public speaker, MC, dan lain-lain.

ASMI yang bergabung dengan Asosiasi Vokasi Program Studi Administrasi Perkantoran Indonesia ini, juga menerapkan standar kompetensi lulusan D3 di atas standar yang ditetapkan asosiasi. Tak heran sebelum mahasiswa lulus, banyak perusahaan yang meminta lulusan ASMI untuk langsung mengikuti seleksi di perusahaan.

Dwi menyebutkan, masa tunggu lulusannya sangat singkat, tidak sampai enam bulan. Terkadang sebelum wisuda ada yang sudah bekerja di rumah sakit, perusahaan manufaktur, dan lain-lain.

Di ASMI Santa Maria sendiri telah dilengkapi berbagai fasilitas pendukung seperti laboratorium arsip, laboratorium perbankan, laboratorium simulasi kantor, laboratorium audiovisual, laboratorium bahasa Inggris, laboratorium komputer, laboratorium teknologi perkantoran, laboratorium mengetik, laboratorium komputer tingkat dasar-lanjut-multimedia.

Untuk mengembangkan skill lain dalam bertugas sebagai sekretaris, ASMI Santa Maria juga memiliki kelas ekstrakurikuler, seperti table manner, fashion show, dan beauty class. (ita/laz/mg1)