PURWOREJO – Predikat desa teraman se-Kabupaten Purworejo yang disematkan Polres Puworejo bagi Desa Jelok, Kecamatan Kaligesing, bisa dipertanggungjawabkan. Setidaknya desa yang identik dengan wilayah bencana longor dan tanah bergerak itu mampu menyabet predikat yang sama di tingkat eks-Karesidenan Kedu.

Penghargaan pertama yang diterima kepala desa sebelumnya, Sukamto, terus bisa dijaga dan dilestarikan oleh penggantinya, Feri Sulistyo. Ini menunjukkan keamanan lingkungan menjadi kewajiban bersama dan bukan sekadar kebijakan pimpinan semata.

“Pekan lalu tim dari Polda Jawa Tengah mengunjungi desa kami untuk melakukan penilaian desa teraman tingkat provinsi. Kami mewakili eks-Karesidenan Kedu,” kata Feri Sulistyo Minggu (29/4).

Diungkapkan Feri, kepedulian warganya terhadap keamanan lingkungan memang telah mengakar kuat. Kebersamaan yang dijalani, apalagi beberapa kali didera musibah, menjadikan warga semakin kompak. Kesulitan seorang warga menjadi tanggung jawab bersama dan dicarikan jalan keluar secara bersama.

“Memang sebelumnya warga kerap mengumpul di tempat-tempat tertentu dengan tujuan untuk bersiaga jika ada bencana. Mbah Kamto (Sukamto, kades sebelumnya, Red) mengambil inisiatif untuk membentuk siskamling sekalian di tiap pedukuhan,” jelas Feri.

Bisa dipastikan pos-pos siskamling di enam pedukuhan yang ada di Desa Jelok tiap malam selalu ada yang berjaga. Seiring mulai membaiknya kondisi alam, tidak menyurutkan warga untuk berjaga. Dan kini tujuannya dialihkan untuk menjaga keamanan bersama.

“Alhamdulillah semenjak ada predikat itu dari Polres Purworejo maupun sebelumnya, tindak kejahatan di Jelok memang bisa diminimalkan, bahkan bisa dikatakan nol persen,” tambah Feri.

Praktis karena sudah ada rutinitas yang berjalan di tengah masyarakat, saat mendapat predikat yang sama di tingkat eks Karesidenan Kedu dan harus mewakili ke tingkat Polda Jateng, warga tidak melakukan persiapan khusus. Mereka hanya meningkatkan pengamanan dan menambah beberapa pelatihan tentang siskamling.

Terpisah, Kasat Binmas Polres Purworejo Suprihadi mengatakan Desa Jelok memang mendapat kehormatan mewakili eks Karesidenan Kedu lomba desa teraman dan Siskamling Tingkat Polda Jateng. Menjadi program dari satuannya, Suprihadi mengaku persiapan yang dilakukan untuk mendukung Jelok tidak perlu dari awal.

“Di Jelok semua sudah berjalan. Anggota kami hanya memberikan pembinaan-pembinaan ringan dan disesuaikan dengan kebutuhan dari masyarakat,” kata Suprihadi. (udi/laz/mg1)