BANTUL – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Bantul ikut ambil bagian dalam percepatan pengentasan kemiskinan. Sesuai dengan bidangnya. Yakni, meningkatkan minat baca generasi muda dengan beragam strategi. Seperti kemah literasi di Alas Literasi yang terletak di Dusun Banjarharjo, Muntuk, Dlingo. Agenda yang digelar mulai Sabtu (28/4) hingga Minggu (29/4) ini bertujuan memotivasi generasi muda untuk mengembangkan diri.

“Dengan banyak membaca pengetahuan meningkat,” jelas Kepala Dispusip Bantul Agus Sulistyanta di sela penutupan Kemah Literasi Minggu (29/4).

Dikatakan, Kemah Literasi berbeda dengan kemah pada umumnya. Juga berbeda dengan kampanye peningkatan minat baca lainnya. Sebab, sekitar 100 peserta dari perwakilan berbagai SMA, SMK, dan MA se-Bantul ini diajak mengikuti beragam kelas. Pada hari pertama, misalnya. Seluruh peserta mengikuti dua kelas. Yaitu, kelas kebijakan literasi yang digulirkan Pemkab Bantul serta kelas bedah puisi. Keesokannya mereka mengikuti kelas penulisan fiksi dan kelas buku. Menariknya lagi, seluruh peserta juga dapat berinteraksi dengan teman sebayanya. Mereka saling berbagi beragam jenis pengetahuan baru serta mengenal karakter masing-masing selama Kemah Literasi.

“Ada pemilihan duta literasi sekaligus ketua forum literasi juga,” harapnya.

Bekas camat Pandak ini berharap duta literasi dapat mengambil peran. Terutama dalam mengampanyekan gerakan literasi di Bumi Projotamansari. Baik kepada teman sebayanya maupun keluarganya.

Sementara itu, Anggota Komisi A DPRD Bantul Nur Laili Maharani mengapresiasi pemilihan siswa sebagai peserta Kemah Literasi. Alasannya, mereka paling dekat dengan dunia literasi. Di sisi lain, kalangan pelajar juga paling dekat dengan perkembangan teknologi dan media sosial.

“Dan kemah ini menjadi latihan bagi mereka untuk terus peduli dengan dunia literasi,” ucap Politikus PKB Sitimulyo, Piyungan ini.

Seperti Agus Sulis, Rani, sapaannya juga berharap keterlibatan para peserta tidak terbatas saat kemah. Lebih dari itu, mereka dapat andil sebagai peserta Forum Literasi Kabupaten Bantul.

Ketua Forum Literasi Bantul terpilih Zudan Eka Yogianto mengaku tertantang untuk memajukan dunia literasi. Karena itu, siswa SMKN 1 Pleret ini berencana menggelar seabrek program. Misalnya, bazar buku, festival literasi, sosialisasi perpustakaan ke tingkat dusun, hingga penerbitan buku antologi.

“Konsepnya disusun bareng-bareng dengan anggota Forum Literasi,” tambahnya.(cr2/zam/mg1)