SLEMAN – Seorang oknum polisi Polda DIJ melakukan penggelapan Toyota Alya AB 1108 HJ. Kabid Humas Polda DIJ AKBP Yulianto membenarkan adanya laporan tersebut.

Mantan Kapolres Sleman tersebut mengatakan laporan masuk 24 April 2018. Pelapor bernama Eko Riyanto sekaligus pemilik mobil. Terlapor adalah FN, bertugas di kesatuan Pelayanan Markas (Yanma) Polda DIJ.

“Setelah saya cek memang benar anggota kami, seorang bintara. Tapi dalam laporan memang tidak disebutkan bahwa profesinya adalah anggota Polri,” kata Yulianto Kamis (26/4).

Dia mengaku telah berkomunikasi dengan pelapor. Konfirmasi foto terduga pelaku juga telah dilakukan kepada korban. Korban membenarkan foto yang dikirim merupakan pelaku penggelapan mobil miliknya.

Yulianto berjanji pengusutan berjalan profesional. Perwira menengah dengan melati dua ini meminta penyidik tegas. Korban hanya menginginkan mobil miliknya kembali.

“Saya sudah bertemu dengan penyidiknya agar kasus ini dikawal dengan baik,” ujar Yulianto.

Awalnya korban menempuh cara kekeluargaan. Namun cara ini tidak memberikan titik terang.

FN memiliki beberapa catatan negatif. Hanya saja internal Polda DIJ terus melakukan pendampingan kepada FN.

“Sesuai instruksi Kapolri, anggota harus menegakkan disiplin. Jika melanggar harus ditindak tanpa pilih kasih dan tidak perlu dilindungi,” tegas Yulianto.

Radar Jogja menghubungi Eko. Namun dia enggan berkomentar banyak mengenai kasus penggelapan tersebut. Hanya saja dirinya membenarkan terduga tersangka penggelapan adalah anggota Polda DIJ. (dwi/iwa/mg1)