JOGJA – Empat petahana anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal DIJ siap mencatatkan rekor tiga kali berturut-turut menjadi senator bersamaan. Ke empat senator asal DIJ itu sudah resmi memasukkan berkas pencalonan kembali sebagai calon anggota DPD RI dari DIJ.
Cholid Mahmud menjadi senator yang paling akhir memasukkan berkas dukungan dengan datang sendiri ke KPU DIJ, Kamis (26/4). Sehari sebelumnya Afnan Hadikusumo juga datang menyerahkan berkas dukungan ke KPU DIJ. Sedang dua petahana lainnya GKR Hemas dan Hafid Asram hanya diwakili Liaison Officer (LO) atau penghubung.

Cholid menyebut dengan kembali mendaftarnya empat petahana menjadi calon anggotaDPD RI asal DIJ berpeluang mencatatkan rekor tiga kali berturut-turut senator asal DIJ tidak berganti. Pada Pemilu 2009 dan 2014 lalu quartet Cholid, Afnan, Hafid, dan GKR Hemas selalu terpilih. “Kalau semua terpilih kembali bisa dicatatkan ke rekor MURI,” candanya.

Tapi Cholid menyerahkan pilihan ke masyarakat untuk memilih anggota DPD RI asal DIJ. Secara pribadi Cholid mengatakan selama ini ke empat senator asal DIJ itu sudah kompak dalam menjalankan tugas. Termasuk dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat DIJ di komitenya masing-masing.

“Selama ini berempat tidak ada perebutan, kalau ada aspirasi juga akan disampaikan ke anggota yang membidangi di komitenya,” terang dia.

Dalam berkas dukungan yang disampaikan ke KPU DIJ, Cholid menyerahkan dukungan sebanyak 2.014 e-KTP. Jumlah tersebut sudah merata dari lima kabupaten dan kota di DIJ. Cholid pun tidak menargetkan perolehan suara tertentu dalam Pemilu 2019 nanti.
“Saya tidak melihat yang lain sebagai pesaing, tapi kemauan bersama memajukan DIJ lewat DPD,” ungkapnya.

Data di KPU DIJ sendiri hingga kamis siang sudah memberikan tujuh tanda terima bagi calon anggota DPD yang menyerahkan berkas. Sedang untuk enam pengajuan berkas dukungan masih dalam proses perbaikan. Juga masih menunggu tiga calon anggota yang sudah memasukan data dukungan ke Sistem Informasi Perseorangan Peserta Pemilu (SIPPP) tapi belum menyerahkan dukungan fisik. Total ada 16 orang yang mengunggah ke SIPPP. “Kami masih tunggu hingga nanti malam pukul 24.00,” ujar Ketua KPU Kota Joga Hamdan Kurniawan.

Menurut Hamdan, saat ini KPU DIJ baru melakukan proses administrasi, yaitu pencocokan data yang diunggah ke SIPPP dan fotokopi e-KTP yang disampaikan. Hamdan menyebut mayoritas berkas dukungan yang dikembalikan karena belum sinkron antara data softcopy dan hardcopy. (pra/ila/mg1)