GUNUNGKIDUL –Kabar ketertarikan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Gunungkidul ingin pensiun dini karena nyaleg ternyata bukan isapan jempol. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Tommy Harahap serta Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Supartono telah resmi mengajukan pensiun dini. Langkah kedua orang ini juga diikuti seorang pejabat di lingkungan kantor Kecamatan Girisubo.

Menurut Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Gunungkidul Sigit Purwanto, surat permohonan pensiun dini ketiga koleganya telah sampai di atas meja kerjanya. Bahkan, tiga surat permohonan tersebut sudah dikirim kepada bupati Gunungkidul.

“Satu sudah disetujui bupati. Sedangkan dua lainnya masih dipertimbangkan,” jelas Sigit saat dihubungi Rabu (25/4). Hanya, Sigit tak menyebut permohonan siapa yang telah disetujui.

Kendati berembus kabar ingin nyaleg, ketiga pejabat tersebut tak mencantumkan alasan dalam lampiran surat pengajuan pensiun dini. Namun, Sigit memastikan, proses pengajuan pengunduran diri mereka cukup mudah. Lantaran permohonan diajukan sebelum 1 Mei 2018, sehingga hanya butuh rekomendasi dari BKPP.

“Tapi kalau lewat dari itu, kami harus berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian Nasional,” ujarnya.

Menurutnya, ketiga pejabat yang mengajukan pengunduran diri tidak memiliki catatan buruk semasa menjadi aparatur sipil Negara (ASN). Kendati begitu, Sigit tetap menyarankan pengunduran diri dipertimbangkan dengan matang.

Ketika disinggung perihal pengisian kekosongan kursi jabatan, Sigit memilih irit bicara. Dia berdalih status dua pejabat eselon II tersebut masih dalam proses pengunduran diri.

“Kalau teknisnya mau pergeseran kursi atau lelang jabatan nanti biar ibu (bupati),” ucapnya.

Tommy Harahap ketika dikonfirmasi membenarkan perihal dirinya mengajukan pensiun dini. Bahkan, bekas kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil ini secara blak-blakan bahwa pengunduran dirinya sebagai ASN lantaran ingin nyaleg pada 2019.

“Iya, memang mau nyalon (nyaleg),” katanya.

Kendati begitu, Tommy enggan membeberkan partai politik apa yang akan menjadi kendaraan politiknya. Dalam kesempatan itu, Tommy justru mengisyaratkan bahwa dirinya bakal maju sebagai calon legislatif DPRD DIJ.

“Ingin memajukan Gunungkidul di tingkat provinsi,” ucapnya mengisyaratkan.(gun/zam/mg1)