SLEMAN- Masih dalam rangka memperingati hari emansipasi wanita, tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan (PKK) Desa Condongcatur bekerja sama dengan Universitas AMIKOM Yogyakarta mengadakan pelatihan komputer (MS Office) di Gedung AMIKOM, Senin (23/4).

Kegiatan dengan tema “Mengisi Emansipasi dengan Melek IT” ini dibuka Kasi Pelayanan Desa Condongcatur Al Thouvik Sofisalam dan diikuti 70 peserta. Mereka adalah istri-istri pamong desa, pamong perempuan, TP PKK, kader kesehatan, dan kelompok PKK padukuhan se-Condongcatur.

Ketua PKK Desa Condongcatur Dewi Nurlaila mengatakan, tim penggerak PKK harus mampu menjadi mitra pemerintah kabupaten untuk bersama-sama mewujudkan Sleman “Smart City”. Salah satunya juga untuk bisa menggunakan informasi teknologi dengan baik. “Oleh karena itu kami melatih mereka agar melek teknologi. Selain itu bisa menggunakan dengan baik dan bermanfaat bagi masyarakat yang lainnya,” ujarnya.

Menurutnya, selain sebagai mitra pemerintah desa, Tim Penggerak PKK juga harus ikut serta mendukung program desa. Beberapa waktu lalu Pemdes Condongcatur membagikan laptop untuk 18 ketua padukuhan. Dia berharap yang sudah di berikan ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin. “Bisa dimanfaatkan. Misalnya untuk lomba administrasi, pembuatan proposal, presentasi, dan lain-lain,”katanya.

Dikatakannya, melalui semangat Kartini diharapkan dapat menginspirasi kaum perempuan agar menjadi perempuan yang be beauty, be smart, dan behaviour. “Jadi perempuan harus hebat, kuat, manfaat, tetap bermartabat dan tidak melupakan kodrat,” tambahnya.

Kepala Desa Condongcatur Reno Candra Sangaji mengungkapkan dukungannya atas kegiatan tersebut. Menurutnya, mmperingati Hari Kartini juga sekaligus mendukung gerakan anti kekerasan, three End plus, yakni akhiri kekerasan pada perempuan dan anak, akhiri perdagangan manusia, akhiri kesenjangan ekonomi pada perempuan dan anak dan akhiri ketertinggalan politik pada kaum perempuan). (**/din/mg1)