KULONPROGO – Polres Kulonprogo terus meningkatkan pelayanan publik mengedepankan sisi humanis. Selain menyediakan ruang nyaman, kini juga dilengkapi sarana pendukung agar masyarakat betah dan tidak bosan.

“Permen harus ada di setiap ruang pelayanan. Hal kecil memang, namun bisa memberikan kenyamanan,” kata Kapolres Kulonprogo AKBP Anggara Nasution, kemarin.

Selain permen, di setiap ruang pelayanan publik juga dilengkapi air minum, majalah dan wifi gratis. Di Polres Kulonprogo ada tiga layanan publik yang selalu ramai diakses masyarakat. Unit Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) untuk melaporkan kehilangan atau laporan polisi, layanan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dan layanan Surat Izin Mengemudi (SIM).

“Kami meminta petugas tidak membedakan pelayanan kepada masyarakat. Semuanya harus dilayani dengan ramah, agar masyarakat puas dan bisa antre dengan tertib. Sekalipun datang bersandal jepit dan bajunya sobek, tetap harus dilayani. Karena bisa jadi, dia buru-buru dari sawah sehingga memakai sandal dan bajunya kotor,” kata Anggara.

Setiap petugas diwajibkan santun dan ramah saat melayani masyarakat, mereka juga harus tepat waktu dan tepat pelayanan. “Personel yang bertugas harus bisa menghormati masyarakat. Satu lagi, tidak boleh melakukan pungutan di luar ketentuan resmi,” kata Anggara.

Kasat Intelkam Polres Kulonprogo AKP Totok Dwi Atmanto mengatakan pelayanan SKCK di Polres Kulonprogo telah mendapatkan penghargaan Ombudsman Republik Indonesia (ORI). Untuk itulah pelayanan yang ada akan ditingkatkan lagi.

“Pelayanan SKCK mudah, cukup membawa dokumen kelengkapan tanpa harus membawa pengantar dari desa. Layanan SKCK juga bisa diakses online. Fotokopi juga gratis untuk mengurus SKCK,” kata Totok. (tom/iwa/mg1)