SLEMAN – Setelah sulit berujicoba dengan tim di wilayah Jawa Tengah, manajemen PSS Sleman memilih menerima undangan dari tim Liga 2 asal Kalimantan, Persiba Balikpapan. Rencananya kedua tim akan berujicoba, Minggu (1/4) pukul 15.30 di Stadion Batakan, Balikpapan.

Skuad PSS Sleman rencananya bertolak dari Sleman pagi ini. Di dalam rombongan ini juga termasuk membawa bek yang baru saja dikontrak Syahrul Kurniawan.

Manajer PSS Sleman Sismantoro mengatakan, dengan mundurnya kickoff Liga 2 dengan asumsi bau dimulai 14 April mendatang. Tentu masih ada dua pekan yang dapat dimaksimalkan. Sehingga agenda uji coba masih bisa dilakukan untuk mematangkan skuad saat ini.

Apalagi pelatih Herry Kiswanto ingin mentalitas anak asuhnya bisa ditempa dengan banyak laga tandang. “Pelatih ingin pemain mendapat tekanan dari suporter tuan rumah. Ingin lihat sejauh mana perbedaanya main dengan banyak pendukung sendiri dan tekanan teror suporter lawan,” ujar Sismantoro.

Ya, selama ini di mana pun Ahmad Hisyam bermain, Sleman fans tidak pernah luput ikut mendampingi. Tidak hanya di kandang, namun juga di luar kandang, dukungan juga deras mengalir. Namun dengan bermain di luar Jawa, apalagi di Kalimantan, diprediksi suporter tidak akan sebanyak biasanya.

“Kami belajar dari musim lalu yang banyak kehilangan poin di kandang lawan. Besok kami lebih melihat komposisi pemain lagi dan kerjasama antarpemain. Kami harap pemain bisa fokus, bermain baik meski mendapat banyak tekanan oleh pemain maupun suporter lawan,” ujar Pelatih PSS Herry Kiswanto

Memperbanyak uji coba juga diharapkan terus meningkatkan kerjasama dan chemistry pemain. Sehingga kekompakan dan organisasi permainan bisa terus terbentuk. Modal kemenangan dari lawatan ke Lumajang beberapa waktu lalu diharapkan bisa menjadi suntukan untuk mengulang hasil yang sama di Balikpapan.

Di sisi lain, manajemen masih terus memburu juru gedor untuk membuat lini depan semakin tajam. Pemain yang disebut-sebut pernah berseragam Timnas Indonesia ini masih dalam tahapan negosiasi. Pria yang juga Lurah Candibinangun itu mengakui proses negosiasi masih terjadi tarik ulur.

Namun pihaknya mematok setidaknya pada 20 April, saat batas akhir pendaftaran pemain ke operator kompetisi, pihaknya sudah bisa mendapatkan tambahan penyerang untuk lini depan. “Kami terus usahakan karena ini kebutuhan tim semoga bisa lekas bergabung lalu ikut persiapan secara menyeluruh,” harapnya. (riz/din/mg1)