JOGJA – Pemprov DIJ menargetkan April mendatang lima jabatan eselon II yang mengalami kekosongon sudah terisi pejabat definitif. Proses lelang jabatan oleh panitia seleksi (pansel) yang secara resmi ditutup Kamis (29/3) malam, telah menjaring puluhan pendaftar.

Lima jabatan eselon II yang mengalami kekosongan itu Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral (PUP ESDM). Setelah ditinggal Rani Sjamsinarsi 2016 lalu, belum ada pejabat definitif di SKPD dengan mata anggaran terbanyak itu. Saat ini, jabatan kepala dinas dijabat oleh pelaksana tugas M Mansur.

Ada pula Dinas Koperasi dan UKM yang sudah hampir dua bulan ini dirangkap jabatan oleh Tri Saktiyana yang menjabat kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian. Sementara tiga pejabat yang mengepalai Badan Lingkungan Hidup (BLH), Sat Pol PP DIJ dan kepala Badan Kerjasama dan Penanaman Modal (BKPM) memasuki masa pensiun.

Sekretaris Provinsi (Sekprov) DIJ Gatot Saptadi menjelaskan, proses lelang jabatan eselon II sampai waktu penutupan Jumat (30/3) dini hari diminati sekitar 20 pendaftar. “Sebagian besar pendaftar dari dalam (lingkungan DIJ). Ada juga dari Bantul dan Kementerian Luar Negeri,” kata Gatot saat dihubungi Jumat (30/3).

Secara teknis dalam proses lelang, para pendaftar diberi kesempatan memilih dua jabatan. Pilihan pertama sebagai pilihan utama dan pilihan kedua sebagai alternatif. Selanjutnya, pansel akan melakukan tes asesmen. “Bagi yang sudah assesmen, ya nggak usah,” jelasnya.

Proses selanjutnya, ada semacam tes tertulis yang wajib dilalui para pedaftar. Dalam sesi itu peserta harus menuangkan karya tulis orisinil, di mana temanya sudah ditentukan oleh pansel. “Baru setelah itu uji kompetensi dan wawancara,” tuturnya.

Dari masing-masing jabatan, ungkapnya akan diambil dua atau tiga nama. Kemudian, nama-nama itu akan disodorkan kepada Gubernur DIJ HB X. Selanjutnya gubernur akan menentukan para pengisi jabatan. “Beliau ngersakke (mau) yang mana,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi A DPRD DIJ Eko Suwanto mengingatkan proses seleksi berjalan secara transparan. Diharapkan pada proses lelang kali ini menghasilkan pejabat berkompeten, terutama dalam mengisi jabatan strategis. “Seperti DPUP ESDM seharusnya segera diisi pejabat definitif,” katanya. (bhn/laz/mg1)