PURWOREJO – Seleksi Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Tjitrowardojo Purworejo hanya diminati dua orang yang merupakan mantan direktur rumah sakit sebelumnya. Mereka adalah dr M Noorwachid Soejoeti SpTHT, MM (menjabat tahun 2003-2006) dan drg Gustanul Arifin MKes (2006-2018).

Secara administrasi, keduanya dinyatakan lolos dan bisa mengikuti tahap selanjutnya yakni pembuatan karya tulis dan paparannya. Waktu yang diberikan kepada keduanya hingga 5 April mendatang.

“Kedua calon yang sudah dinyatakan lolos telah dikumpulkan oleh pansel hari ini (kemarin, Red). Mereka diberikan arahan untuk pembuatan karya tulis dan paparan karya tulis untuk diujikan di hadapan pansel,” kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Purworejo Nancy Megawati Rabu (28/3).

Dikatakan, kedua nama yang lolos ini telah cukup pengalaman untuk memimpin RSUD dr Tjitrowardojo. Sebelum menjabat sebagai direktur pun, semasa dipimpin Noorwachid, Gustanul duduk sebagai wakil direktur.

“Memang tidak ada batasan usia maksimal bagi yang akan mendaftar sebagai direktur RSUD. Hanya batasan usia minimal saja yakni 37 tahun,” tambah Nancy.

Meskipun bisa meneruskan tahap selanjutnya, Nancy mengaku belum bisa memberikan jaminan terhadap keduanya untuk lolos dalam karya tulis maupun paparan karya tulis. Seluruh penilaian nantinya akan dilakukan oleh pansel.

“Kewenangan ada di pansel. Walaupun hanya ada dua orang yang mendaftar, kemungkinan tidak lolos juga ada, tergantung hasil penilaiannya nanti,” katanya.

Jika saja nanti ada yang tidak lolos dari tahapan karya tulis dan paparan karya tulis, proses akan tetap berjalan walaupun hanya ada satu orang yang lolos.

“Waktu paparan karya tulis memang belum bisa ditentukan, karena akan menyesuaikan dengan anggota pansel yang akan menyeleksi,” tambahnya.

Disinggung jika kedua calon kemungkinan tidak lolos semua, menurut Nancy, secara otomatis proses pembukaan pendaftaran kembali dilakukan. (udi/laz/mg1)