GUNUNGKIDUL – Dunia hiburan sedang bergeliat di Gunungkidul. Belum lama ini produser menggelar audisi untuk diorbitkan menjadi artis. Selain kreteria suara, jumlah viewer Youtube juga menjadi pertimbangan.

Produser musik Gunungkidul Pipin Tohari mengatakan pihaknya menggandeng artis muda Gunungkidul. Setelah diseleksi akhirnya di antaranya dipilih untuk mengikuti rekaman.

“Mereka, baik artis maupun pemain music, diorbitkan melalui manajemen Ombi asli Gunungkidul,” kata Pipin.

Dia berharap langkah ini memotivasi semua pihak yang ingin terjun di dunia hiburan. Tokoh yang lebih dulu terkenal seperti almarhum Manthous dapat diikuti jejaknya.

“Dalam proses pengambilan gambar 10 video klip, 90 persen lokasinya di Gunungkidul,” ujar Pipin.

Salah seorang artis Lady Wijaya bangga bisa meluncurkan album perdana di Gunungkidul. Gadis kelahiran Kota Gaplek ini berharap kemampuan tarik suaranya dapat diterima masyarakat.

“Semoga ke depan semakin banyak penyanyi maupun artis dari Gunungkidul dikenal secara nasional, bahkan dunia,” kata remaja 18 tahun ini.

Kepala Bidang Pelestarian Warisan dan Nilai Budaya, Dinas Kebudayaan Gunungkidul, Agus Mantara mengatakan potensi artis lokal cukup banyak. Sudah banyak yang masuk ke dapur rekaman.

“Dulu ada almarhum mas Manthous, lalu Dimas Tedjo dan yang terbaru ada Lady Wijaya. Mulai rekaman, sudah menjual albumnya,” kata Agus.

Dukungan pemerintah terhadap pelaku seni dengan mempersilakan pengambilan gambar video klip di lokasi cagar budaya. Diharapkan sekaligus bisa memperkenalkan warisan nenek moyang. (gun/iwa/mg1)