MAGELANG – Ketika sedang merintis sebuah usaha, tidak hanya cukup berbicara produk. Tetapi kemasan juga menjadi hal yang penting untuk diperhatikan. Para pelaku usaha tanaman hias pun perlu mengetahui tentang tata cara pengemasan yang baik.

“Semakin bagus pengemasan tanaman, nilai jualnya juga akan bertambah,” kata salah satu narasumber pelatihan Novita Niladewi kemarin.

Nila pun membagikan pengalamannya selama menekuni usaha budidaya sekaligus pengemasan tanaman kaktus untuk suvenir. Menurutnya, selama ini konsumen memilih harga yang agak tinggi namun telah terbungkus rapi dibanding harus repot membungkus sendiri.

“Kita juga harus memperhatikan permintaan konsumen dengan seksama. Sesuaikan budget yang disediakan dengan pengemasan yang dikehendaki,” kata pemilik Rumah Kaktus ini.

Selama ini, Nila lebih banyak mengemas tanaman kaktus dengan plastik mika berbentuk oval maupun kotak. Tanaman itu juga dihiasi pita untuk mempercantik tampilan.

Ia menyampaikan itu saat Dinas Pertanian dan Pangan (Disperpa) Kota Magelang menggelar pelatihan kepada pelaku usaha. Pemerintah mendorong para pelaku budidaya tanaman hias untuk terus meningkatkan kemampuan mereka. Tidak hanya sekadar budidaya saja, mereka juga diminta bisa menangkap peluang usaha melalui pelatihan-pelatihan yang diselenggarakan dinas.

“Kalau hanya budidaya saja, itu terbatas, tidak ada peningkatan usaha. Untuk bisa menangkap peluang usaha baru, mereka kemudian kami berikan pelatihan pengemasan tanaman hias untuk suvenir, dekorasi interior, hingga pengemasan bunga potong,” jelas Kasi Prasarana dan Sarana Pertanian, Disperpa Kota Magelang, Yhan Noercahyo W.

Ia menambahkan, dengan meningkatkan kompetensi para pelaku usaha tanaman hias, juga secara otomatis akan mendukung program Pemkot Magelang dalam mewujudkan Kota Sejuta Bunga. Pelatihan ini sendiri merupakan lanjutan dari pelatihan yang telah dilaksanakan tahun sebelumnya. (ady/laz/mg1)