BANTUL-Memasuki hari ke tiga pertandingan Djarum Multi Cabang (DMC) Seri Pertama DIJ di GOR Pleret mulai memasuki babak krusial. Sebanyak 64 pemain aakan memperebutkan tempat untuk masuk ke 16 besar. Laga ketat tersaji di babak ini. Namun, pemain- pemain dengan seeded atas atau unggulan masih mendominasi.

Di tunggal putri usia dini misalnya. Xabiria Novriani dari Pratama Jogja menang mudah (2-0) atas Pratis dari Nusa Jogja. Pemain unggulan pertama ini masih mampu mendominasi pertandingan. Laga seru juga terjadi di beberapa nomor lain

Ya, Senin (26/3), DMC memasuki babak ketiga atau babak 32 besar semakin mengerucutnya pertandingan mulai terlihat potensi-potensi atlet muda milik DIJ. “Potensi para pemain usia dini saat ini cukup bagus dan menjanjikan,” Dodi Arifin selaku pelatih Janti Sport.

Meski memiliki potensi namun tidak sedikit atlet-atlet harus gugur di tahap pertama dan kedua karena masih kurangnya jam terbang yang dimiliki. Seperti yang terjadi pada atlet Janti Sport Falih Nazhir Athalla meski memiliki pukulan yang cukup dan akurat tetapi karena kurangnya jam terbang yang dimiliki.

Falih Nazir pada babak pertama mampu mengalahkan lawannya Muhammad Fardan denga skor menyakinkan 2-0 (21-14 dan 21-10). Tapi pada babak kedua Falih harus mengakui keunggulan Lana Pradiva dengan skor 2-1 (21-18,8-21,13-21). “Melihat permainan yang dilakukan sebenarnya memiliki peluang untuk memang namun karena sering melakukan kesalahan sendiri sehingga kesempatan menang hilang,” jelasnya.

Beberapa tim yang sudah pasti masuk ke 16 besar mulai mempersiapkan diri. seperti tim Pancing Sembada Sleman, Wiratama Jaya Sleman, dan Surya Mataram Jogja. Tim yang memiliki pemain-pemain dengan seeded unggulan memang memiliki keuntungan tersendiri pada babak penyisihan seperti saat ini. (cr1/din/mg1)