JOGJA – Penghargaan sekolah Adiwiyata turut mengubah kebiasaan para siswa, guru, karyawan maupun orang tua wali siswa dalam menjaga lingkungan.

“Yang paling terasa, volume sampah di sekolah yang turun,” ujar Kepala SD Lempunyangwangi Suci Rohayati di kantor cabang PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOM Finance) Jogja, Sabtu (24/3).

SD Lempunyangwangi Jogja dan SD Negeri 1 Bantul mendapat tambahan amunisi untuk berlomba menjadi sekolah Adiwiyata, WOM Finance memberikan 10 tong sampah untuk tiap sekolah.

Suci mengatakan, bantuan tong sampah tersebut akan digunakan untuk sampah pilah, yaitu tong sampah organik, plastik, dan kertas. Menurut dia, bantuan tersebut akan sangat membantu SD Lempuyangwangi Jogja yang akan maju dalam lomba sekolah Adiwiyata nasional tahun ini.

“Ini baru pertama, perusahaan langsung memberikan bantuan tanpa perlu kami mengajukan proposal,” ujarnya.

Hal yang sama juga diungkapkan Kepala SD negeri 1 Bantul Umi Fathonah yang mendapat bantuan dari WOM Finance. Menurutnya, bantuan sudah sesuai dengan kebutuhan sekolah. Kebetulan untuk tahun ini, SD Negeri 1 Bantul juga akan maju dalam sekolah Adiwiyata mandiri.

“Sebelum memberi bantuan sudah survei terlebih dahulu, sehingga memang sesuai kebutuhan tong sampah,” ungkapnya.

Kepala Cabang Wom Finance Jogja Wisnu Mursanto mengatakan, pemberian tong sampah ke sekolah-sekolah tersebut merupakan bentuk Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan yang berbarengan dengan HUT ke-36 WOM Finance. Selain di DIJ, pemberian tong sampah tersebut juga serentak dilakukan di 119 kantor cabang WOM Finance lainnya di Indonesia. Untuk hal itu WOM Finance mendapat penghargaan dari MURI sebagai perusahaan pembiayaan pertama yang memberikan alat kebersihan secara serentak di 119 kantor jaringan perusahaan. “Pilihan tong sampah karena WOM Finance peduli kebersihan lingkungan, tidak melulu fokus ke keuangan,” ungkapnya.

Wisnu menambahkan, selain pemberian CSR tong sampah, dalam waktu bersamaan WOM Finance cabang Jogja juga memberikan bantuan tali asih ke sebuah Pondok Pesantren di Nanggulan, Kulonprogo. Hal itu karena pencapaian kinerja kolektor di WOM Finance Jogja masuk kategori terbaik nasional.

Di Jogja sendiri, lanjut Wisnu, kinerja WOM Finance terus menunjukkan peingkatan. Tahun lalu di DIJ, yang terdiri dari cabang Kota Jogja, Bantul, Sleman, dan Wonosari mencatat pertumbuhan kredit 10-20 persen. “Saat ini fokus kami masih kredit multiguna motor dan mobil,” ungkapnya. (**/pra/ila/mg1)