Empat tahun berselang, Bantul kembali merasakan aroma itu. Namun bukan karena Persiba promosi ke Liga 1 tentu saja. Akan tetapi karena saat ini ada PS Tira, tim Liga 1 yang memindahkan homebasenya ke Bumi Projotamansari. Sehingga di musim Liga 1 2018, warga DIJ bisa langsung menyaksikan tim elit sepakbola nasional bermain di Stadion Sultan Agung Bantul, yang dijadikan markas PS Tira.

Eks Persiram Raja Ampat yang diakusisi PS TNI itu tentu menargetkan banyak hal dengan pindah ke Bantul. Salah satunya menggaet suporter agar bisa meringankan beban manajemen. Sebab sebuah klub tanpa adanya suporter maka tidaklah lengkap.

Pembina Utama PS Tira Jenderal TNI Gatot Nurmantyo saat launching mengatakan, target timnya adalah bisa juara. Menurutnya dengan materi tim saat ini, kans tersebut cukup terbuka. “Semua tim tentu ingin juara. Jadi bermimpi harus yang tinggi dan yakin,” kata mantan Panglima TNI itu.

Sementara itu, manajemen dan pelatih melihatnya lebih realistis. Letjen TNI Dodik Widjanarko dari manajemen mengatakan, sementara ini dengan materi tim yang ada pihaknya yakin timnya mampu bersaing dengan kontestan lain.”Sementara target di papan tengah. Namun jika nanti peluang juara setelah melihat putaran pertama terbuka, tentu bukan hal mustahil,” imbuhnya.

Pelatih Rudy Eka Priyambada menyebutkan, selama dua tahun berkiprah di sepakbola nasional, The Young Warriors terus mengalami progres positif. Sempat menjadi menghuni posisi buncit di Indonesia Soccer Championship (ISC) A musim 2016, Manahati Lestusen dkk memperbaiki peringkat dengan finish di tempat ke-12 di akhir Liga 1 musim 2017 lalu. “Yang jelas musim ini kami ingin lebih baik lagi dibandingkan musim-musim sebelumnya. Kami yakin mampu dan harus optimistis,” ujar pelatih 35 tahun itu.

Bupati Bantul Suharsono menyambut baik kehadiran tim Liga 1 tersebut. Pihaknya berharap, dengan adanya The Young Warriors, julukan PS Tira, menjadi angin segar persepakbolaan di Kabupaten Bantul.”Selain itu tentu bisa mengangkat nama Bantul di tingkat nasional dan internasional. Masyarakat Bantul juga bisa kesempatan menyaksikan suguhan pertandingan tim-tim Liga 1,” ungkapnya.

Tak hanya itu, orang nomor satu di Bumi Projo Taman Sari itu berharap, akan banyak talenta muda lokal yang bisa muncul melalui PS Tira. Yakni dengan memberikan inspirasi dan semangat bagi komponen elemen sepakbola di Bantul. (din/mg1)