JOGJA – Kasus PT Amanah Bersama Ummat (ABU) Tour, biro umrah resmi terdaftar di Kementerian Agama tapi gagal memberangkatkan calon jamaah, diminta menjadi bahan evaluasi. Salah satunya dalam pemberian izin operasional oleh Kemenag maupun rekomendasi di daerah oleh Kantor Wilayah Kemenag DIJ.

“Uang jaminan perizinan yang Rp 200 juta, saya rasa perlu dinaikkan untuk menghindari kasus seperti ABU Tour ini terulang kembali,” ujar Wakil Ketua Lembaga Ombudsman (LO) DIJ Bidang Swasta Fuad Jumat (23/3). Diakui, untuk pemberian izin kewenangannya berada di Kemenag, tapi Kanwil Kemenag DIJ diminta bisa melakukan kroscek kembali, meski Kemenag sudah mengeluarkan izin. “Salah satunya uang jaminan itu untuk mengganti uang jamaah,” sambungnya.

Dari hasil gelar kasus ABU Tour yang digelar LO DIJ, Fuad juga menilai tidak ada niatan dari pihak ABU Tour untuk memberangkatkan jamaah. Seperti membuat surat pernyataan sebagai jaminan. Untuk itu LO DIJ segera membuat rekomendasi yang ditujukan ke sejumlah pihak, di antaranya Kemenag, ABU Tour, dan calon jamaah ABU Tour.

Sebelumnya LO DIJ juga akan melaporkan kasus itu ke gubernur DIJ. “Rekomendasi ini bagian dari bentuk antisipasi karena apa yang terjadi pada ABU Tour berpotensi terjadi juga pada biro lainnya,” ujar Fuad.

Terpisah, Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah Kanwil Kemenag DIJ Noor Hamid mengaku sudah berupaya mempertemukan calon jamaah dengan ABU Tour. Dalam pertemuan itu, ABU Tour kembali menjanjikan akan memberangkatkan jamaah yang daftar 2017 pada akhir tahun ini. “Tapi ya sekadar itu, tidak berani membuat surat tertulis,” ujar Noor Hamid.

Menurutnya, ABU Tour sudah memenuhi unsur penipuan sehingga masuk katagori untuk diusulkan pencabutan izinnya. Usulan itu sudah disampaikan ke Kemenag pusat. “Kami hanya bisa sampai mengusulkan pencabutan izin, kewenangan pencabutan ada di pusat,” terangnya.

Noor Hamid pun mendukung jika calon jamaah ABU Tour di Jogja melapor ke kepolisian. Kanwil Kemenag DIJ siap untuk mendampingi para calon jamaah ABU Tour dari Jogja. “Karena ini sudah masuk penipuan dan tidak ada itikad baik dari ABU Tour,” ungkapnya. (pra/laz/mg1)