SLEMAN- Kepala Staf Kodim 0732/Sleman Mayor Inf Totok mengingatkan kembali pentingnya sikap netral prajurit TNI/PNS TNI, maupun persit dan paaukan non korwil dalam menghadapi Pemilu 2019 maupun pilkada serentak di berbagai daerah.

“Saya tekankan kepada seluruh prajurit untuk memegang teguh nettalitas TNI. Khususnya bagi yang wilayah tinggalnya sedang menjalankan pemilu maupun pilkada,” ujarnya, Jumat (23/3/2018).

Ditegaskan, setiap prajurit harus mengedepankan netralitas TNI dalam setiap tahapan proses pilkada. Hal ini, sesuai perintah dari komando atas agar prajurit TNI beserta Keluarganya untuk wajib kedepankan netralitas dalam setiap perhelatan politik dan pesta demokrasi lima tahunan itu.

“Netral berarti tidak melibatkan kegiatan politik praktis dan tak memihak satu pasangan calon, serta tidak terpengaruh ajakan partai politik mana pun untuk turut serta memperjuangkan kepentingan mereka,” tutur Totok.

TNI juga dilarang melibatkan diri dalam kegiatan maupun sikap dukung-mendukung pasangan calon pilkada.

Kasdim menegaskan, apabila ada prajurit dan PNS TNI yang tidak netral akan mendapat sanksi dan tindakan tegas. Karena ketidaknetralan tersebut sama saja mencederai komitmen sebagai korps TNI.

Kendati demikian, Totok menginstruksikan seluruh jajarannya untuk selalu hadir di tengah masyarakat. Prajurit harus dapat berperan aktif dalam menyelesaikan permasalahan yang ada di masyarakat,” pintanya.

Kehadiran TNI harus bisa memberikan kontribusi positif demi kemajuan satuan maupun lingkungan masyarakat dimana pun berada dan bertugas.(yog)