SLEMAN- PSS Sleman merencanakan menggelar launching tim di awal April mendatang. Namun berbeda dengan peluncuran tim sebelum-sebelumnya, kali ini akan dibuat lebih sederhana. Termasuk dengan diisi acara pengajian di sela-sela perkenalan skuad. “Betul. Tapi masih perlu dibahas lagi formatnya nanti akan seperti apa. Nanti kami rapatkan lagi dengan manajemen dan pelatih,” ujar Manajer PSS Sismantoro kepada Radar Jogja, Rabu (21/3).

Memang jika merujuk pada tanggal tersebut, artinya masih ada waktu dua pekan sebelum perkenalan tim. Sementara kewajiban terdekat adalah pendaftaran pemain ke PT Liga Indonesia Baru sebagai operator kompetisi. Hal itu setelah PT LIB mengirim surat pemberitahuan kepada manajer klub Liga 2, Selasa (20/3) lalu. Dalam surat yang diteken C EO PT LIB Risha Widjaya itu disebutkan, pendaftaran pemain dimulai 21 Maret sampai 20 April 2018.

Setiap klub minimal mendaftarakan 18 pemain dan maksimal 30 pemain. Dari jumlah tersebut, kuota untuk pemain usia di atas 35 tahun hanya tiga pemain. Jumlah tersebut juga termasuk kewajiban mendaftarkan 3 penjaga gawang. Terkait hal itu, PSS rencananya akan mendafarkan sebanyak 25 pemain. Jika saat ini telah mempunyai 24 pemain, tinggal menyisakan satu slot pemain.

Satu slot tersebut, menurut Sismantoro akan diperuntukan untuk pemain depan. Kepala desa Candibinangun itu menyebut, manajemen saat ini terus melakukan pendekatan untuk calon penyerang PSS tersebut. “Baru pendekatan, kami harap bisa segera selesai pekan ini atau dalam waktu dekat,” imbuhnya.

Sebab manajemen dan pelatih menginginkan pemain yang sudah matang dan siap pakai, maka striker yang dibidik kemungkinan besar adalah pemain senior yang sudah banyak memiliki jam terbang. Sehingga mampu mengangkat performa tim dan bisa diandalkan menggedor pertahanan lawan. (riz/din/mg1)