PURWOREJO- Jembatan gantung di Desa Sidomulyo Kecamatan Purworejo bantuan dari Mr Toni Rutiman dari Swiss, diresmikan Rabu (21/3). Inisiatif pembangunan jembatan yang memiliki panjang 65 meter dengan lebar 120 sentimeter di atas sungai Bogowonto ini sudah dilakukan sejak puluhan tahun silam dan baru terealisasi saat ini. “Dulu dilakukan swadaya tapi belum sempat jadi sudah diterjang banjir besar yang terjadi 1996,” ujar Kepala Desa Sidomulyo Setyono Hadi.

Realisasi pembangunan baru bisa dilakukan pada 2017. Itu setelah pihak desa mengusulkan kepada perwakilan Toni Ruttiman di Indonesia yang langsung ditindaklanjuti dengan melakukan pengecekan ke lapangan. “Kami mengumpulkan dana secara swadaya dan terkumpul Rp 250 juta untuk menyelesaikan pondasi jembatan. Sementara bantuan dari Toni sekitar Rp 1,3 miliar yang diwujudkan material jembatan,” tambah Setyono.

Ya, Mr Toni Ruttiman telah banyak membantu masyarakat Purworejo. Khususnya mereka yang membutuhkan jembatan. Setidaknya ada beberapa tempat yang telah berhasil memiliki atas peran dari warga negara Swiss tersebut. Di antaranya di Desa Borowetan Kecamatan Banyurip, Desa Bubutan (Kecamatan Purwodadi), Tangkisan, Pekutan, Pucangagung di Kecamatan Bayan serta di Desa Sawangan Kecamatan Pituruh.

Bupati Purworejo Agus Bastian mengapresiasi peran swasta dalam membantu menyediakan infrastruktur bagi masyarakat. Diakuinya, ketersediaan prasarana fisik berupa jembatan menjaadi faktor penunjang pengembangan wilayah. Hanya saja Pemerintah Kabupaten tidak bisa secara cepat memenuhi permintaan warga akan kebutuhan itu.

Dikatakannya, adanya keterbatasan dari pemerintah menjadikan seluruh kebutuhan masyarakat, khususnya jembatan penghubung belum bisa dipenuhi. Karena itu, adanya kepedulian dari masyarakat dan swasta layak diberi apresiasi karena telah membantu pemerintah dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur. “Yang terpenting sekarang adalah bagaimana kita merawat dan memelihara terhadap fasilitas yang sudah dibangun ini,” jelasnya. (udi/din/mg1)