JOGJA- Memasuki hari ketiga Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) 2018, kontingen Kabupaten Bantul memimpin perolehan medali. Hingga pukul 16.00 Rabu (21/3) Bantul mengemas total 104 medali. Jumlah itu terdiri dari 37 emas, 31 perak, dan 36 perunggu.

Posisi Kabupaten Bantul dibuntuti Kota Jogja dengan total 71 medali yang terdiri 35 emas, 16 perak, dan 20 perunggu. Kabupaten Sleman di posisi ketiga dengan total 109 medali, terdiri dari 26 emas, 35 perak, dan 48 perunggu. Kulonprogo di posisi keempat dengan total 62 medali, terdiri dari 11 emas, 18 perak, dan 33 perunggu.

Di posisi buncit, Gunungkidul dengan mengemas total 61 medali terdiri dari 7 emas, 16 perak, dan 38 perunggu. “Kota Jogja meski hanya mengumpulkan 71 medali namun perolehan emasnya lebih banyak dari Sleman,” kata Kasi Olahraga di Badan Pemuda Dan Olahrga (BPO) DIJ Eka Heru Prasetya.

Persaingan ketat tiga daerah terjadi memperebutkan medali, yakni antara Kota Jogja, Bantul, dan Sleman. Itu terjadi untuk cabang angkat besi, balap sepeda, panjat tebing, pencak silat, tenis lapangan, dan tenis meja. Di cabor angkat besi Sleman mampu menjadi juara dengan empat emas, tiga perak, dan dua perunggu.

Posisi ini disusul Bantul dengan tiga emas, tiga perak, dan dua perunggu. Di posisi ketiga ada Gunungkidul dengan satu perunggu dan tiga perak.

Sedangkan pada cabang balap sepeda dikuasai Kota Jogja dengan mengumpulkan empat medali emas dan dua perunggu. Disusul Sleman dengan menyumbangkan satu emas, perak, dan perunggu. Kabupaten Gunung Kidul menemapati posisi ketiga dengan satu emas dan satu perak, serta dua perunggu.

Di cabang panjat tebing, Kota Jogja masih menjadi penguasa dengan empat emas dan dua perunggu. Disusul Kulonprogo dengan satu emas, satu perak dan dua perunggu.

Cabor pencak silat, Kota Jogja mengoleksi sembilan emas, empat perak dan tiga perunggu. Disusul Bantul dengan delapan emas, lima perak, dan lima perunggu.(cr1/din/mg1)