KULONPROGO – Dinas Perhubungan (Dishub) Kulonprogo melengkapi sarana dan prasarana pendukung objek wisata Kulonprogo. Dana yang digunakan nilainya mencapai Rp 600 juta bersumber dari APBD 2018.

“Salah satunya memasang rambu-rambu jalan menuju objek wisata. Agar wisatawan lebih berhati-hati. Rambu-rambu tidak hanya dalam bentuk marka, tetapi juga banner untuk penunjuk arah jalan,” kata Kepala Seksi Perlengkapan Jalan, Dishub Kulonprogo Agus Wajatmo Selasa (20/3).

Sejumlah jalan menuju objek wisata cukup rawan dan perlu rambu. Hal ini untuk menekan kecelakaan yang sering terjadi di sana.

Sejumlah rambu yang akan dipasang di antaranya guide rail. Akan dipasang di Pripih Kokap, Tanjakan Karanganyar Girimulyo, jalan menuju Tompak View dan jalan menuju Kedung Pedut.

“Beberapa cermin tikung juga akan kami pasang di tikungan rawan kecelakaan. Seperti di Desa Banyuroto, simpang tiga SDN 2 Wates, depan kantor Pegadaian Wates dan tikungan makam Giripeni,” kata Agus.

Kepala Bidang Lalulintas Dishub Kulonprogo Hera Suwanto mengatakan pemasangan rambu merupakan upaya mewujudkan keselamatan transportasi. Namun dengan anggaran terbatas pihaknya terpaksa menetapkan skala prioritas.

“Keselamatan transportasi masih sering dianggap tidak penting. Harapan kami, isu transportasi bisa menjadi isu ketiga yang dinilai penting setelah pendidikan dan kesehatan. Karena keselamatan di jalan raya menjadi harapan semua warga masyarakat,” katanya. (tom/iwa/mg1)