JOGJA- Ikatan Pelajar Putri Nahdhtul Ulama (IPPNU) Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar sejumlah kegiatan dalam rangka peringatan ke 63 IPPNU. Rangkaian kegiatan ini digelar sejak 16 Februari lalu dan akan berlangsung hingga 30 Maret mendatang.

Menurut Ketua IPPNU DIY Haibatun Nisa, peringatan harlah ini bukan hanya momentum untuk mengingat tahun berdirinya IPPNU, namun sebagai moment untuk menguatkan komitmen kader akan sumbangsihnya terhadap organisasi dan bangsa ini.”Tantangan zaman yang semakin berkembang mengharuskan organisasi terus memperkuat militansi kader dalam berbagai hal,” tegasnya.

Dikatakannya, rangkaian kegiatan ini untuk meningkatkan kualitas kader agar menjadi kader yang militan di dalam dan di luar organisasi. Beberapa acara yang sudah diselenggarakan antara lain sekolah administrasi, bandongan design, ziarah budaya, bakti sosial, dan pemilihan duta IPPNU DIY.

Sekolah administrasi dan bandongan design merupakan acara untuk meningkatkan kualitas kader dalam hal memperdalam persoalan administrasi keorganisasian dan juga kreatifitas membuat design digital di zaman teknologi saat ini.

Sedangkan ziarah budaya yang bukan hanya moment berziarah ke makam-makam para pendiri IPPNU, tetapi juga berkeliling ke museum-museum. Ziarah keliling museum ini sangat perlu, karena para pelajar putri Nahdhatul Ulama adalah representasi masyarakat masa depan. “Sehingga dari saat ini mereka harus dibekali pengetahuan yang lebih tentang sejarah bangsa Indonesia,” tutur ketua panitia harlah IPPNU DIY Khoerunnisa.

Rangkaian kegiatan lainnya berupa bakti sosial yang diselenggarakan di MI YAPPI Rejosasi Gunungkidul merupakan momen yang mengingatkan para kader bahwa IPPNU adalah organisasi pemuda yang tidak lupa dengan masyarakat.

Pada Minggu (18/3) diselenggarakan Pemilihan Duta IPPNU DIY. Output acara ini adalah meningkatkan militansi kualitas kader agar tidak buta akan sejarah organisasinya sendiri dan mempunyai wawasan kebangsaan dan kebhinekaan yang luas.

Acara puncak perigatan harlah ke 63 IPPNU akan ditutup dengan acara “pelajar putri bersajak dalam lantunan sholawat”. Cara ini digelar Jumat (30/3) mendatang.(*/din/mg1)