Pariwisata di Kabupaten Gunungkidul selama beberapa tahun terakhir cukup berkembang. Itu ditandai dengan hadirnya beragam destinasi wisata yang menarik perhatian wisatawan. Tak heran angka kunjungan wisata di daerah ini meningkat cukup signifikan.

Berkembangnya pariwisata di kabupaten bermotto Handayani itu mengundang perhatian Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah (BPAD) DIY dengan mengadakan bedah buku menyoal pariwisata.

“Buku yang dibedah berjudul Inspirasi Pengembangan Pariwisata Daerah,” ujar Sekretaris BPAD DIY Endah Pratiwi di Balai Desa Beji, Patuk, Gunungkidul, Selasa (20/3).

Bedah buku menghadirkan narasumber Manahati Zebua (penulis buku). Sedangakan pembedahnya meliputi Anggota Komisi D DPRD DIY Nuryadi, Kabid Industri dan Kelembagaan Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul Eli Martono dan praktisi pariwisata Agus Riyadi.

Endah berharap lewat program bedah buku yang diinisiasi instansinya dan didukung penuh Komisi D DPRD DIY dapat meningkatkan minat masyarakat. Ini lantaran minat baca di DIY terhitung masih rendah sehingga perlu terus ditingkatkan.

Menurut dia, menumbuhkan minat baca belum cukup hanya dengan menyediakan fasilitas. Namun harus diikuti dengan sirkulasi pengembangan buku, perawatan dan pengelolaan untuk menggerakkan minat baca. “Jika persoalannya ada di anggaran, sekarang ada dana desa. Sekian persennya dapat dialokasikan untuk pengembangan perpustakaan desa,” ujarnya.

Di tempat sama, Eli Martono mengatakan, berkembangnya pariwisata harus diikuti dengan peningatan ilmu pengetahuan. “Dari sisi pariwisata, buku yang dibedah dapat menginspirasi masyaraka maju bersama-sama untuk mengembangkan pariwisata,” ajak Eli.

Sedangkan Kepala Desa Beji Edi Sutrisno menyambut baik program bedah buku tersebut. Dia yakin ke depan akan mendorong minat baca warganya.”Ini bisa menjadi menjadi pembuka yang memicu semangat warga kami,” kata Edi.(gun/kus/mg1)