BANTUL – Dua bintang dan pemain senior Persiba Bantul, Slamet Widodo dan Johan Manaji ikut diperkenalkan dalam launching PS Tira, Minggu (18/3). Namun keduanya tergabung dalam Bantul Selection yang ditundukkan Young Warriors, julukan PS Tira, 7-1 di Stadion Sultan Agung Bantul kemarin.

Sebelumnya kedua pemain ikut dalam latihan PS Tira dan sempat dipantau tim pelatih. Kehadiran keduanya termasuk dalam keinginan manajemen yang ingin memasukkan talenta lokal Bantul dalam tim. Selain keduanya, ada pula gelandang PSIM Jogja Hendika Arga dalam tim Bantul Selection.

”Kami memang memberi kesempatan kepada pemain lokal Bantul untuk bergabung. Namun kami akan berbicara dengan manajemen terkait status pemain lokal itu nantinya,” kata pelatih PS Tira, Rudy Eka Priyambada.

Rudy menjelaskan, pemain lokal tersebut memang butuh waktu untuk beradaptasi dengan tim PS Tira maupun atmosfer Liga 1. Termasuk untuk bersaing menuju ke tim utama. Sebab, lanjut dia, komposisi tim utama skuat The Warriors sudah lebih dulu terbentuk.

”Di tim ini kan ada militer dan dari sipil. Kami inginkan dan ditekankan juga kualitas pemain sipil harus lebih baik. Saya rasa ada waktu untuk beradaptasi dan bersaing,” tukas mantan pelatih Celebest FC tersebut.

Selama ini, baik Johan maupun Slamet Widodo tak bisa dilepaskan dari Persiba. Mereka dinilai loyal meski akhirnya Persiba harus terpuruk dan terjun ke Liga 3. Johan adalah kreator lini tengah Persiba. Sedangkan Slamet merupakan benteng kokoh klub jawara Divisi Utama 2010 itu.

Selain itu, baik Slamet dan Johan seakan tidak mau berpindah ke klub lain seiring dengan statusnya yang merupakan pegawai di RSUD Panembahan Senopati Bantul. Hal itulah yang membuat kedua pemain itu tetap berkostum Persiba. (riz/din/mg1)