SLEMAN – Ratusan siswa SMA/SMK se-DIJ mengikuti pelatihan Pertolongan Pertama pada Gawat Darurat (PPGD) atau Basic Life Support (BLS) di PKU Muhammadiyah Gamping, Senin (19/3).

Para siswa diajarkan Resutasi Jantung Paru (RJP) untuk menangani korban yang tidak sadarkan diri. Bidai-balut untuk menangani trauma tulang dan perdarahan, serta stabilisasi yang merupakan proses evakuasi atau pemindahan korban. Pertolongan pertama ini untuk mengurangi rasa nyeri, mengurangi cedera baru di sekitar lokasi trauma, dan mencegah pergerakan atau pergeseran tulang.

“Rumah sakit selama ini sifatnya hanya preventif dan kuratif, sekarang mencoba promotif. Yuk bersama kenalkan masyarakat tentang ilmu ini,” jelas Koordinator kegiatan Eka Budi Santoso.

Mengundang 197 SMA/SMK di DIJ, tercatat 160 sekolah yang hadir dengan mengirim dua perwakilan siswa.

Diadakan untuk anak SMA/SMK, lanjut Eka, karena mereka cukup lekat dengan kasus kecelakaan, maka perlu kemampuan BLS agar bisa menangani. Kemampuan ini tidak hanya anak PMR saja, karena di negara maju BLS menjadi kebutuhan dasar dan masuk program pendidikan.

Eka menjelaskan, penyakit maupun penanganan di era dahulu dan sekarang sudah berbeda. “Mengikuti perkembangan, sehingga harus di-upgrade, ada penambahan keilmuan. BLS ini sudah seharusnya bisa dilakukan semua orang,” jelasnya.

Salah satu wali peserta Kriswanta berharap acara semacam ini bisa dilaksanakan secara bertahap berkelanjutan. “Misalnya ada pelatihan trauma healing. Kalau guru yang menjelaskan itu kadang siswa ora ngandel, kalau dari ahli kesehatan yang bilang lebih percaya,” jelas siswa yang juga sebagai sekretaris kesiswaan SMKN 1 Sanden ini.

Kegiatan ini merupakan salah satu program pengabdian masyarakat sekaligus Milad ke-95 PKU Muhammadiyah dan PKU Muhammadiyah Gamping ke-9. Materi diisi oleh tim medis dari PKU Muhammadiyah, dan instruktur dari Nursing Care Club (NCC) Emergency UMY. Program Pengabdian masyarakat lainnya diadakan di Imogiri, Cangkringan, Kotagede, Balecatur, Pakem, Berbah. Bekerja sama dengan empat prodi UMY yakni Kedokteran Umum, Keperawatan, Kedokteran Gigi, dan Farmasi. (cr3/ila/mg1)