BANTUL – Libur Hari Raya Nyepi Sabtu (17/3) lalu membawa dampak positif bagi objek wisata (obwis). Tak terkecuali obwis di wilayah Dlingo. Tingkat kunjungan mencapai 14.954 orang.

“Hari ini belum kami hitung semua,” jelas Ketua Koperasi Notowono Purwo Harsono saat dihubungi Minngu (18/3).

Belasan ribu kunjungan wisatawan ini tersebar di sejumlah obwis yang dikelola Koperasi Notowono. Antara lain, Pinus Pengger, Puncak Becici, dan kawasan Seribu Batu. Pria yang akrab disapa Ipung ini menyebut, tingkat kunjungan hampir mencapai 50 persen dibanding hari libur biasa. “Masih kalah dibanding dengan libur panjang Natal dan tahun baru atau lebaran,” ucapnya.

Kendati begitu, pengunjung di seluruh obwis di wilayah Mangunan ini didominasi wisatawan luar daerah. Sebagian besar menggunakan kendaraan pribadi. Sisanya mengendarai bus besar. Ipung tak mempermasalahkan bus besar nekat menembus medan terjal di sepanjang Jalan Dlingo-Imogiri. Dengan catatan kondisi bus layak plus sopir menguasai medan. “Kebanyakan yang mengalami kecelakaan tak hapal medan,” tuturnya.

Sementara itu, Anggota Komisi B DPRD Bantul Suradal berharap, terminal Imogiri segera dapat difungsikan sebagai terminal transit pariwisata. Agar kecelakaan lalu lintas di jalur wisata persisnya di Jalan Imogiri-Dlingo dapat diminimalisasi.

“Ketika berfungsi bus cukup berhenti di terminal lalu wisatawan diantar pakai kendaraan khusus,” katanya. (zam/ila/mg1)