PURWOREJO – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purworejo akhrinya berhasil membuka akses jalan desa yang menghubungkan Desa Gowong dan Desa Watuduwur pada Jumat (16/3) lalu.

Akses jalan di Kecamatan Bruno itu tertutup material longsor sejak Minggu (11/3) yang menyebabkan aktivitas warga tersendat.

“Cukup berat membersihkan material longsor di kawasan tersebut karena ada beberapa titik yang harus dibersihkan,” kata Kepala Pelaksana BPBD Purworejo Boedi Hardjono Minggu (18/3).
Boedi menjelaskan, alat berat yang diturunkan ke lokasi longsor untuk pembersihan jalan desa dan saluran drainase. Juga membersihkan akses jalan yang meliputi poros desa penghubung Ketepeng-Gemawang di Desa Watuduwur serta jalan poros desa ke arah Dusun Kalibawang.

“Pembersihan jalan desa relatif cepat karena tinggal membersihkan material yang ada di atas jalan. Paling berat membongkar material tanah yang menutup saluran drainase. Itu kami kerjakan sejak selama lima hari,” jelas Boedi.

Lebih jauh Boedi memaparkan, pembersihan di Watuduwur memang membutuhkan waktu karena akses menuju lokasi lumayan berat. Alat berat yang diturunkan memang harus dilakukan mengingat tidak mungkin jika pembukaan jalan hanya mengandalkan tenaga manual.

Boedi juga meminta masyarakat agar tetap waspada karena hujan masih terus mengancam. Beberapa hari terakhir hujan turun dengan intensitas tinggi di berbagai wilayah di Kabupaten Purworejo.

“Saya minta semua jangan terlena. Mungkin siang harinya panas terik, tapi hujan tiba-tiba turun dan cukup deras. Perhatikan lingkungan dan jika ada saluran yang tersumbat sebaiknya dibersihkan,” pesan Boedi. (udi/ila/mg1)