MUNGKID – Hujan yang mengguyur kawasan Muntilan dan sekitarnya tidak menyurutkan semangat umat Islam untuk berkumpul. Ribuan umat menyimak acara Ngaji Bareng Cak Nun dan Kiai Kanjeng di Halaman Pondok Pesantren Islam Al Iman Muntilan.

Meski hujan, para umat muslim tidak beranjak. Mereka tetap khidmad mendengar tausyiah dan syair religi dari Cak Nun. Secara tertib mereka duduk lesehan di depan panggung lapangan olahraga PPI Al Iman. Bahkan peserta meluber hingga di jalan utama Muntilan Talun Kecamatan Dukun.

“Pondok Pesantren Islam Al Iman bagaikan seorang ibu dengan pengabdian dan penuh ketulusan dalam mendidik para santrinya,” kata Pimpinan PPI Al Iman Kyai Muhammad Dzuhaery MA di sela rangkaian Milad ke-71 tahun PPI Al Iman Muntilan, Jumat malam (16/3).

Dia mengungkapkan, rasa terima kasih kepada masyarakat atas dukungan dan kebersamaannya selama ini. Sehingga, Pondok Modern Al Iman Muntilan mampu bertahan hingga 71 tahun dalam upaya mencerdaskan generasi bangsa.

Menurut dia, doa restu dan dukungan dari masyarakat merupakan energi positif bagi Pondok Al Iman. Sehingga, dapat bertahan selama 71 tahun sejak didirikan Kyai H Muhammad Alwan pada 1942 silam. Selain itu, juga 31 tahun untuk proses pendidikan boarding school dengan ratusan santri dari seluruh nusantara.

Dzuhaery juga berharap, ke depan bangunan silaturahmi yang sudah terjalin antara pihak pondok dan masyarakat akan semakin kokoh dan istiqamah demi kemaslahatan umat.

Sebagai puncak acara Milad akan digelar sarasehan nasional bersama sejumlah tokoh pada beberapa hari kedepan. Di antaranya Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid, Menteri Agama RI Lukman Hakim Syaifudin, dan Kepala Unit Kerja Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP PIP) Yudi Latif. (ady/ila/mg1)