(GUNTUR AGA TIRTANA/RADAR JOGJA)

JOGJA- Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti mengimbau masyarakat untuk terus menjaga budaya tertib dalam kehidupan sehari-hari. Karena dengan ketertiban pembangunan infrastruktur maupun sumber daya manusia Jogja bakal berjalan dengan baik. Terlebih tantangan yang dihadapi pemerintah semakin berat, seiring perilaku dan kehidupan masyarakat yang begitu dinamis. “Jika masyarakat tertib tentu tidak akan menimbulkan dampak negatif dalam segala aspek kehidupan. Wibawa pemerintah juga terus terjaga,” ujar HS, sapan akrabnya, di sela peringatan HUT ke-68 Satpol PP Kamis (15/3).

HUT Satpol PP kali ini dibarengkan dengan HUT ke-56 Satuan Linmas dan HUT ke-99 Pemadam Kebakaran Kota Jogja.

Perayaan HUT ketiga matra tersebut sengaja dibarengkan bukan tanpa alasan. Itu mengingat petugas Satpol PP, linmas, dan damkar menjadi tumpuan pemerintah dalam menjaga ketertiban masyarakat. HS meminta setiap personel ketiga matra tersebut konsisten menjalankan amanat pemerintah. Terutama dalam upaya penegakan peraturan daerah, sekaligus berperan sebagai pengayom masyarakat.

Puncak HUT ketiga matra pemerintah digelar di halaman Balai Kota Jogja dengan Wakil Gubernur DIJ Paku Alam X sebagai inspektur upacara. Dilanjutkan seminar kebangsaan yang diisi oleh Gubernur Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Ermaya Suradinata dan Direktur Satpol PP Kemendagri Asadullah. Rangkaian acara HUT dimeriahkan defile drumband Gita Abdi Praja IPDN di sepanjang Jalan Malioboro.

Dalam kesempatan itu Ermaya mengaku cukup surprise dengan dilibatkannya Gita Abdi Praja IPDN. “Ini kesempatan bagi kami untuk mendekatkan diri kepada masyarakat,” ujarnya.

Lebih dari itu, Ermaya mengapresiasi Pemkot Jogja yang memberikan porsi strategis bagi alumnus IPDN di pemerintahan. (yog/mg1)