SLEMAN- Laga uji coba PSS Sleman menantang tuan rumah Semeru FC Lumajang di Stadion Semeru Lumajang, Minggu (18/3) akan menjadi momentum pembuktian. Yakni, apakah ada perbedaan dalam permainan PSS dari sebelumnya dikalahkan tiga tim Liga 1. Sebab setelah itu PSS menambah empat amunisi baru.

Ya, permainan Syamsul Chaeruddin, Waluyo, Rifal Lastori, dan Yericho Christiantoko akan jadi sorotan. Sebab keempatnya diandalkan bisa mengangkat permainan Super Elang Jawa yang dinilai masih jauh dari harapan.

Selain kalah dari Persebaya Surabaya, Bhayangkara FC dan PSMS Medan, bentuk permainan Ahmad Hisyam dkk sebelumnya belum menunjukkan permainan calon juara.

Selain minimnya kreativitas lini tengah dalam mengkreasi serangan, tumpulnya lini depan jadi satu kesatuan. Belum lagi lini belakang yang selalu kedodoran mengantisipasi umpan silang lawan. Alhasil gelontoran bola menjadi momok kiper Ega Rizky.

Hal itu yang menjadi pekerjaan rumah tim pelatih. Apakah pelatih Herry Kiswanto (Herkis) sudah bisa mengatasi itu ? Rencananya skuad akan bertolak ke Lumajang hari ini. “Kelemahan kami apakah sudah bisa diperbaiki atau belum akan terlihat di sana. Apalagi ini lawannya sama-sama satu level. Kami harap kelemahan itu sudah bisa teratasi, pemain harus maksimal karena tim lawan pasti memberi tekanan yang kuat,” kata Herkis.

Manajemen PSS juga meminta tim menunjukkan performa positif. Apalagi sudah habis-habisan menyanggupi permintaan untuk mendatangkan pemain.”Kami hanya ingin PSS punya skuad yang kompetitif dan benar-benar siap untuk jalan di Liga 2. Pemain harus benar-benar siap karena target tahun ini Liga 1. Kami harap memang ada perbaikan signifikan,” kata Manajer PSS Sleman Sismantoro.

Pelatih Semeru FC Putut Widjanarko tidak sabar menjajal kekuatan runner-up ISC-B itu. Putut bahkan mengistirahatkan penggawa utama saat Semeru uji coba melawan Aratek FC yang berkesudahan kemenangan tujuh gol tanpa balas Kamis (15/3) kemarin. Pemain inti seperti Yogi Novrian, I Gede Warih Sentanu, Adam Maulalana, Nugroho M, dan Reza Mustofa dipersiapkan menghadapi PSS.

“Mereka khusus kami persiapkan melawan PSS Minggu nanti. Risiko kalau diturunkan sekarang,” ujar Putut. Putut merasa terhormat sekaligus tertantang menghadapi tim bersejarah PSS Sleman. (riz/din/mg1)