MAGELANG-Pengorbanan dua siswa SMAN 5 Kota Magelang Hisyam dan Galih tak sia-sia. Mereka sengaja minta izin dari sekolah sejak pukul 09.45 hingga 11.00, hanya untuk bisa mengantre jersey silang99generasi PPSM Magelang di Stadion Abu Bakrin, Kamis (15/3).

Keduanya akhirnya bisa mendapat jersey warna oranye yang hanya dibuat limited edition, yakni 99 buah itu. “Kami bahagia. Kami bangga bisa mendapat jersey untuk memperingati 99 tahun PPSM berkiprah di persepakbolaan nasional ini. Meski harus izin tidak mengikuti pelajaran,” kata Hisyam.

Berdasarkan jadwal yang beredar di situs resmi PPSM Sakti, penjualan jersey itu dilakukan pukul 10.30. Penjualan yang dilakukan offline di Stadion Abu Bakrin tersebut rencananya hanya akan menjual 40 buah saja.

Sisanya dijual secara online dan diberikan kepada pemain yang akan melakukan pertandingan persahabatan dengan klub sepak bola Football Boots Indonesia (FBI), 18 Maret mendatang di Stadion H Moch Soebroto.

Karena sifatnya yang terbatas, maka sejak pagi Stadion Abu Bakrin sudah dipadati para peminat. Bahkan ada beberapa ibu yang juga ikut antre di antara para suporter pria. Salah satunya bernama Ndari, asal Magelang Utara. “Iya, saya ingin koleksi kaos limited edition PPSM,” tutur Ndari.

Hanya dalam waktu sekitar 20 menit, 40 buah kaos yang dijual langsung tersebut sold out. Hal ini membuat beberapa orang masih menunggu di Stadion Abu Bakrin hingga sore hari. Karena pihak PPSM berjanji akan menjual secara langsung jika masih tersisa dalam penjualan online. “Tapi ternyata di online pun sold out,” jelas Merch Marketing Manager PPSM Media Khunaifi Aang. (dem/din/mg1)